PILIHAN
Banyak Remaja Berhenti Sekedar Berfoto di Atas Flyover SKA
BUALBUAL.com, Sejak diresmikan Februari lalu flyover Simpang Tuanku Tambusai- Soekarno Hatta atau di persimpangan Mal SKA Pekanbaru tidak hanya untuk mengurai macet. Namun akhir-akhir ini jembatan layang tersebut justru menjadi tempat nongkrong warga, terutama pada malam hari.
Maklum, jika melintas di flyover tersebut pada malam hari pengendara akan melihat tiga mal yang cukup memanjakan mata. Ketiga mal tersebut adalah Mal SKA, Living World dan Trans Mart. Maka tidak heran kini justru banyak warga yang berhenti di jembatan meskipun hanya sekedar berfoto sejenak.
Reki, salah seorang warga Panam mengaku keberadaan flyover ini memang disatu sisi cukup membanggakan karena telah mengubah wajah Kota Pekanbaru menjadi kota maju. Namun ia mengeluhkan banyaknya pengendara terutama remaja yang berhenti di atas jembatan pada sore hingga malam hari.
Kondisi ini sangat membahayakan bagi mereka dan pengendara yang melintas diatas fly over tersebut.
"Setahu saya di flyover ini tidak boleh berhenti. Sekarang malah banyak warga yang berhenti di atasnya, tentu membahayakan yang berhenti dan yang melintas di atasnya," cetusnya.
| Sumber | : | Cakaplah |

Berita Lainnya
Kenapa Ya, Negara Tak Cetak Uang Sebanyak-banyaknya Agar Terbebas dari Utang dan Kemiskinan?
Di Tembilahan Bawang Putih Mengalami Kenaikan Ditingkat Pengecer Sebesar 17%
Polda Riau Ungkap Jaringan Narkoba Yang dikendalikan Dalam Lapas
Dua Terduga Pelaku Karhutla di Rambah Hilir Riau Diamankan Polisi
Berikut Nama 6 Daerah Kabupaten Kota di Riau untuk Ikuti Jejak Pekanbaru Ajukan PSBB
JAFRI : Ciri-ciri orang yang memperoleh Kemenangan
LAMR Mengapresiasi, Syamsuar Canangkan Iklan Berbahasa Melayu
Musisi Inhil Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana di Palu, Segini Jumlahnya....
Bantah Rusak Bendera di Riau, PDIP Malah Sindir Balik Bus Mewah Demokrat
Kartu Keluarga Masyarakat Inhil, Tidak Lagi Gunakan Tanda Tangan Secara Manual
Registrasi Kartu Ponsel dengan KK Dinilai Berbahaya
Syamsuar: Sudah Jadi Gubernur Baru Semua Mengaku Keluarga 'Pejabat Diingatkan Jangan Langsung Percaya'