PILIHAN
Tak Masuk Akal Ratusan Petugas Pemilu Meninggal Karena Kelelahan 'Adhie Massardie'
BUALBUAL.com, Alasan kelelahan dibalik meninggalnya 326 petugas Pemilu serentak 2019 dinilai mengada-ada. Oleh karena itu perlu dilakukan investigasi menyeluruh untuk mencari jawaban sebenarnya.
"Sudah ada 300an petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal dan tidak masuk akal kalau semua disebut meninggal karena kelelahan," ujar Ketua Persatuan Swing Voters, Adhie Massardie di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta, Minggu (28/4).
Hingga kemarin (26/4), sudah 326 petugas pemilu yang meninggal dunia. Rinciannya 253 korban berasal dari KPU, 55 dari unsur Bawaslu, dan 18 personel Polri.
"Kalau alasannya hanya kecapaian, maka akan banyak bahkan bisa ribuan orang meninggal karena capai bekerja setiap hari," kata Adhie menambahkan.
Kalaupun kelelahan, lanjutnya, kasus petugas meninggal harusnya hanya terjadi pada hari pelaksanaan Pemilu dan tidak berkelanjutan.
"Satu atau dua hari ada yang meninggal lalu selesai itu wajar karena kelelahan, ini sampai hari ketiga saja masih ada yang meninggal," jelasnya.
Untuk mengungkap fakta apa yang sebenarnya terjadi, Adhie menyatakan pihaknya akan melakukan investigasi dengan mengajak petugas ahli medis.
"Kami akan tinjau dan lakukan autopsi bersama ahli forensik untuk melakukan investigasi dari kejadian ini," tukasnya.Sumber: RMOL.co

Berita Lainnya
3 Pelaku Narkoba Jenis Shabu, Diamankan Tim Restik Polres Bengkalis
Warga Lokal Tunding Manegjemen PKS PT. PCR Di Duga Bersikap Arogan, Tenaga Security Diganti Dari Luar
Peringati Hari Juang Tahun 2019, Kodim 0314 Inhil Gelar Kegiatan Penghijauan di Desa Pulau Palas
Aci Cahaya Rilis Lagu Prabowo Sandi Rhapsody 'Penyanyi Asal Pekanbaru'
Mantapkan Persiapan Teknis, Camat se-Kabupaten Kampar Ikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan MTQ Kampar ke-51
Badiklat Pakai Aplikasi Online Pantau Pegawai Bekerja Dirumah, Terkait Covid-19
Mendikbud Sebut Tak Ada Alasan Hapus UN 'Respons Sandi'
Gubri Pastikan Tidak Ada Lockdown Penerbangan Domestik
Diduga Penyalahgunaan 'Game Gelper' Marak di Kota Tembilahan
Dua Personel Satpol PP Disebar di Setiap Kecamatan, Untuk Pantau Warnet di Pekanbaru
Pagi disuruh ngemis malam kaki dirantai, Nasib bocah 11 tahun di Padang
May Day, Jurnalis Juga Buruh Tuntutan Kerja Kami Tak Kenal Waktu