PILIHAN
Tiga Kepala Desa di Riau Dipanggil Bagian Seksi Intelijen Jaksa
BUALBUAL.com - Tiga kepala desa (Kades) di Kabupaten Pelalawan dipanggil Jaksa, Senin (27/5/2019) kemarin.
Berdasarkan informasi yang diperoleh cakaplah.com pemanggilan tersebut terkait dugaan penggunaan dana Program Percepatan Infrastruktur dan Kelurahan (PPIDK) tahun anggaran 2015 lalu.
Ketiga kepala desa yang dipanggil tersebut yaitu Kades Tanjung Air Hitam Kecamatan Kerumutan, Kades Pangkalan Panduk Kecamatan Kerumutan dan Kades Merbau Kecamatan Bunut.
Ketiga Kades ini dipanggil di Bagian Seksi Intelijen Kajari Pelalawan untuk dimintai keterangan. Hanya, saja pihak Intel, ketika dikonfirmasi enggan memberikan keterangan pers.
Pantauan di lapangan sejumlah Kades yang dipanggil tampak duduk-duduk santai di ruang tunggu kantor Kejari. Kuat dugaan keberadaan mereka ini menunggu giliran untuk dimintai keterangan.
Salah seorang Kades yang sempat diwawancarai, mengaku pemanggilan terhadap mereka terkait dana PPDIK tahun anggaran 2015.
"Hanya minta keterangan dan prosedur program PPIDK tahun anggaran 2015. Barang kali itu saja," terang salah seorang Kades meminta namanya, untuk tidak disebut usai dipanggil pihak Intel Kejari.***

Berita Lainnya
Dora Natalia: Pegawai MA mengamuk dengan Seorang polantas di Jatinegara
Buka Pawai Ta'aruf MTQ ke-48 Kecamatan Mandah,Sekda Inhil: Melalui Kegiatan Ini Kita Pererat ukhuwah islamiyah
Gaji belum di bayar, Ratusan Karyawan PT Asia Citra Rohil Demo
Di Isukan Dirinya Akan Gantikan Mayandri Suzarman Sebagai Sekretaris PERADI Pekanbaru,Ini Pernyataan Advokat Muda Asal Inhil
Pidum Kejari Pekanbaru Kumpulkan Rp 8 Miliar dari Hasil PNBP
Warga Inhil Harus Tahu! Inilah Daftar Nama Bupati Indragiri Hilir dari Masa ke Masa
Mantap! Bersumber Dana Desa, Warga Lubuk Kebun Kuansing Bangun Stadion Mini Bola Kaki
Staf DPRD Rohil, dilaporkan ke Kejari, Atas Dugaan Pengelapan Dana Media
Bungkam Vietnam 1-0 Timnas Indonesia U-22 ke Final Piala AFF U-22 Tahun 2019
Manchester United : Paul Pogba Siap Turun Lawan Southampton
Meskipun Tanpa Lift, Komisi I Minta Pemkab Segera Gunakan Gedung Unisi
Di Duga Frustasi Penyakit Tak Kunjung Sembuh Warga Mumpa Tempuling Gantung Diri