PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Di Duga Frustasi Penyakit Tak Kunjung Sembuh Warga Mumpa Tempuling Gantung Diri
bualbual.com, Diduga karena frustrasi oleh batuk yang tak kunjung sembuh, seorang petani, berinisial J (52) di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, nekat mengakhiri nyawanya dengan menggantung diri menggunakan sehelai kain sarung, Selasa (28/3/2017) malam.
"Kejadian berawal saat korban pulang dari menonton televisi di warung sekitar lokasi kejadian. Sesampainya di rumah, korban pun disuguhi secangkir jamu untuk mengobati penyakit batuk oleh sang istri," Ungkap Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung, S.IK melalui Kapolsek Tempuling, AKP Suwernedi.
"Sewaktu meminum jamu tersebut, korban berkata pada istrinya, bahwa apabila setelah minum obat tersebut, ternyata tetap batuk juga, korban akan meminum racun rumput. Korban selanjutnya, mengambil racun rumput tersebut dan membawanya keluar rumah," terangnya.
Melihat hal tersebut, AKP suwernedi mengatakan, istri korban pun segera menghampiri, sambil membawakan korban susu kaleng. Namun, korban malah membuang susu kaleng tersebut.
"Tak lama kemudian, korban masuk ke dalam rumah untuk mengambil pisau dan kain sarung motif batik dan langsung mengikatkan kain tersebut ke balok yang melintang di dalam rumah," lanjutnya.
Melihat hal itu, dikatakan AKP Suwernedi, istri korban pun mendekati korban untuk membujuk, sambil memohon supaya korban jangan gantung diri. Namun, tampaknya dorongan perasaan yang merasuki korban sudah begitu kuat. Sambil memegang pisau korban mengancam akan membunuh Sang Istri jika mendekat.
"Korban berkata, kalau mendekat, nanti aku bunuh, kalau kita mati berdua siapa yang akan menjaga anak. Istri korban kemudian menggendong anaknya dan menghubungi kerabatnya lewat telepon seluler dan mengatakan bahwa suaminya mencoba untuk bunuh diri," jelasnya.
Lalu, AKP Suwernedi mengatakan, istri korban pun segera pergi ke rumah tetangga untuk meminta bantuan. Tapi, nampaknya berkeinginan lain, sesampainya di rumah, korban dijumpai sudah dalam keadaan tergantung dan tidak bergerak lagi.
"Sontak hal ini membuat istri korban terkejut dan menangis histeris. Masyarakat yang datang pun kemudian sesegera mungkin menurunkan jasad korban," terangnya.
Tak lama berselang, dikatakan AKP Suwernedi, Personil Polsek Tempuling bersama Kades Mumpa dan Tim Kesehatan Puskesmas Sungai Salak, mendatangi Tempat Kejadian Perkara untum melakukan pemeriksaan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan medis, kemudian jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan," tutup AKP Suwernedi. (Mok)

Berita Lainnya
Sanggar DAPES DANCER Mendapat Penyaji Terbaik I Parade Tari Tingkat kabupaten kepulauan Meranti
PKK kecamatan tanah putih Tanjung melawan ikut lomba Menu berbahan Dasar ikan
RSUD Masih Tunggu Hasil Uji Labor, Sampel Darah Pasien 'Suspect Corona' Dikirim ke Litbangkes
Heboh! Warga Duri Temukan Tulang Belulang Manusia Disemak Semak
Semangat Konservasi, PHR Dorong Pelajar Turut Jaga Populasi Gajah Sumatera
Kondisi Covid-19 di Riau: Satu Pasien Sembuh, Satu Lagi Pasien Dinyatakan Positif
Ananda Badudu, Ungkap Nasib Mahasiswa Yang Ditahan Tanpa Pendampingan Hukum Di Kepolisian
Begini Sosok Calon Sekda Riau Said Syarifudin di Mata Dani M Nursalam
Selain Kunjungi LAM dan Jadi Narasumber Kuliah Umum di UIR, Ini Agenda Lengkap Sandiaga Uno Selama di Riau
Menag: Jamaah Haji Harus Jaga Kesehatan
Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Terancam Diusir 'Tak Bayar Uang Sewa'
Sadar Tidak Di Hargai Demokrat, Kini Wanita Emas Resmi Dukung Ahok Pilkada DKI