PILIHAN
Dewan Riau Pinta Cabut Izinnya, Serahkan Lahan ke Masyarakat 'PT SSS Tersangka Karhutla'
BUALBUAL.com - Ketua Komisi IV DPRD Riau, Husni Tamrin meminta pemerintah berani mencabut izin PT Sumber Sawit Sejahtera (PT SSS) di Pelalawan yang telah ditetapkan jadi tersangka oleh Polda Riau.
Sebagaimana diketahui, Perusahaan perkebunan sawit, PT SSS, menjadi tersangka korporasi di kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Polisi menetapkan tersangka ke PT SSS karena lalai mengawasi lahan mereka.
"Dalam hal ini kelalaian mereka. Jadi lahan yang sekian ribu hektare itu dibiarkan, tidak diawasi, tidak dirawat, sehingga terjadi kebakaran," jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.
Tamrin yang merupakan mantan anggota DPRD Pelalawan tersebut meminta Menteri LHK mencabut izin perusahaan, dan memberikan lahan tersebut kepada masyarakat.
"PT SSS ini bandel, nakal, keras mereka ini. Maka dari itu tutup izinnya, dan beri lahan itu kepada masyarakat," kata Husmi Tamrin, Selasa (13/8/2019).
Ia menambahkan, bahwa selama ini, PT SSS dari sisi kedaerahan juga tidak mempekerjakan masyarakat Pelalawan tempatan untuk bekerja di perusahaan tersebut.
"Jadi kita minta, tutup saja PT itu," tukasnya.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Ditaja Kemenag Inhil, Bupati Hadiri Peringatan Isra' Dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1440 H
Meski Masih dua tahun lagi, 5 orang ini disebut-sebut layak jadi capres 2019 Siapa dia?
Abdul Wahid: Penopang Utama Kekokohan NKRI Adalah Pesantren
Draf Ranperda RTRW Rohul Terancam Restart, Jika Tak Disahkan Tahun Ini
Si Jagor Merah Hacar 4 Unit Rumah Warga Teluk Kiambang
Jelang Ramadhan, Wabub Inhil Ziarah ke Makam Orang Tuanya
Ketua DPRD Inhil Buka Open Badminton se Inhil Utara
Viral... Lewat Video Youtube Mahasiswi UIN Suska Riau Ini Mencari Ayah Kandungnya
Mengunakan Bahan Kayu Ilegal Pengusaha Pembuat Kapal Rohil di Tangkap Polisi
Penerima Beasiswa Erasmus di Ujung Tanduk 'Brexit Tak Menentu'
Babinsa Desa Bakau Aceh Pimpin Wirid Yasinan dan Doa Bersama
Anda Penderita Asma? Ini Obat Alaminya