PILIHAN
Meski Diselimuti Kabut Asap, Penerbangan di Pekanbaru Masih Aman
BUALBUAL.com - Hari ini kabut asap pekat menyelimuti Kota Pekanbaru. Bahkan jarak pandang di Kota Bertuah hanya 1.5 Kilometer saja. Menurun dari hari sebelumnya. Kondisi ini mengancam kesehatan warga.
Namun, meski kabut asap pekat, sejauh ini aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru masih berjalan normal.
"Berdasarkan informasi dari BMKG, jarak pandang samapi dengan pukul 08.00 WIB adalah 1.500 meter. Penerbangan masih normal," ujar Executive General Manager (EGM) Bandara SSK II, Yogi Prasetyo, Selasa (20/8/2019).
Ia mengatakan, untuk jadwal penerbangan baik datang maupun berangkat juga sesuai jadwal.
"Sejauh ini masih normal. Masih aman dan masih belum menganggu penerbangan pesawat. Sesuai standar di Bandara SSK II, penerbangan akan terganggu jika jarak pandang sudah di bawah 1.000 meter," pungkasnya.
Seperti diberitakan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di provinsi Riau menyebabkan sebagian wilayah diselimuti asap. Daerah yang terparah kena kabut asap Pekanbaru.
Sumber: cakaplah

Berita Lainnya
Kericuhan Pecah di Depan Bawaslu, Waktu Unjuk Rasa Lewat
Gubri Syamsuar Resmi Tetapkan Riau Siaga Darurat Non Alam Akibat Virus Corona
Kabar Duka: Ibunda Dari Ketua DPW PKB Riau Abdul Wahid Meninggal Dunia
Cerita Asal Usul Amerika Dijuluki “Paman Sam”
Jika Ingin Jadi Sektor Unggulan, Anggota DPRD Inhil ‘Hasanuddin’ Pinta Pemda Dorong Fasilitas Infrastruktur Pariwisata di Daerah
PT HKi PekDum 4, Serahkan Alat Pelayanan Bidang Tenaga Kerja, Dan Dukung Pemerintah Lawan Covid -19
Guru Pukul Siswa Kembali Terjadi di Pekanbaru, Ini Kronologinya
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Bupati HM. Wardan Ikuti Rakoornas Perpustakaan 2020
Shalat Jamaah Shaf Laki-laki di Belakang Perempuan, bagaimana hukum shalatnya?
Syamsuar: Hadiri Kegiatan MPKS (Formi) Kab Siak Turnament Gasing
Catatan DPRD Inhil, Untuk Bupati Wardan
Lampu Sering Mati Hingga Akhir Ramadan, PLN Tembilahan Tak Penuhi Undangan Hearing di DPRD Inhil