PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
45 Personil Kodim 0314 Inhil Turun ke Lokasi Untuk Pemadamkan 5 Titik Api di Kelurahan Pangkalan Tujuh
BUALBUAL.com - Sudah 3 hari berturut-turut, Kasdim 0314/Inhil bersama Pasi ops dan Pasi log terjun langsung mengatasi Karhutla bersama sama anggota Staf Kodim, Koramil 03/Tempuling dan 15 orang personil bantuan dari Yonarhanud beserta tim dari BPBD dan Pihak PT SAGM bersama-sama berjibaku berjuang untuk memadamkan api Karhutla, Jum'at, ( 13/09/2019 ).
Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Andrian Siregar, S. I. P melalui Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Untung Kusmanto menjelaskan ada sekitar 45 Personil termasuk Pasi ops dan Pasi log yang dikonsentrasikan di wilayah Pangkalan 7 Kecamatan Tempuling karena ada sekitar 5 titik api di wilayah tersebut.
Dari 45 Personil tersebut di bagi menjadi 3 kelompok yaittu Parit 4, parit 6 dan Parit Pinang. Titik api yang paling parah berada di parit 4. Ada sekitar 3 titik di parit 4 tersebut .
"Mereka semua bergabung bahu membahu bersama Tim dari BPBD,POLRI,LBDH dan dibantu masyarakat setempat,"ungkap Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Untung Kusmanto.
Tidak hanya itu, Kasdim juga menuturkan, selain di wilayah Kecamatan Tempuling, anggota TNI jajaran Kodim 0314/Inhil juga tersebar di setiap titik api Karhutla di kecamatan-kecamatan lain untuk membatu memadamkan api Karhutla.
Kasdim menilai semua Tim telah bekerja dengan maksimal dan baik. Namun banyak sekali kendala yang dihadapi Tim di lapangan untuk proses pemadaman.
"Alat peralatan pemadaman tidak memadai, minimnya persediaan air di parit, adanya angin kencang yang mengakibatkan cepatnya api merambat dan tidak mampuh untuk menyekat karena asap yang begitu pekat dan panas dan etiap titik api,terlalu luas dan melebar sehingga dgn alat yang terbatas sangat sulit untuk di atasi serta keadaan tanah gambut yg mengering sehingga api makan ke dalam tanah dan sulit untuk di padamkan meskipun sudah di banjiri air," jelasnya
Menanggapi hal tersebut, Dandim 0314/Inhil melalui Kasdim Mayor Inf Untung Kusmanto berharap, kepada Pemerintah daerah untuk memperhatikan dan menambah peralatan pemadaman Karhutla.
"Karena kita (TNI) hanya bisa membatu dengan mengerahkan Personil ke lapangan dan kejadian seperti ini bukanlah kejadian yang baru terjadi di Inhil, melainkan ini kejadian rutin yang terjadi setiap musim kemarau tiba di Provinsi Riau khususnya di Kabupaten Inhil. "tuturnya.
Selain itu,Pemerintah Daerah harus menginstruksikan kepada masyarakat dengan tegas secara langsung ataupun melalui perangkat kecamatan dan desa agar mensisialisasikan dan menekan kepada masyarakat supaya tidak membakar lahan dan hutan.***

Berita Lainnya
PDAM Tirta Inhil Akan Berkoordinasi Dengan Dinas PU Prov Riau? Terkait Pipa Air Yang Pecah
Hebat, Siswi SDLB asal Inhu Juara 3 Melukis Nasional
Mahfud MD: Proses Hukum Lima Aktivis HMI Harus Dilakukan secara Adil
Luas Lahan Terbakar di Riau Hingga 1 April Mencapai 996,58 Hektare
Rp 8,45 Miliar, KPK Ungkap Total Uang Kardus Bowo Sidik Pangarso
Truk Muatan CPO Dari Pekanbaru Menuju Duri Seruduk Rumah Warga
Diduga Kuat, Pembunuhan Seorang Hakim PN Medan adalah Orang Dekat
Wardan Bantah Keras Adanya Penerbitan 27 Izin Baru Perusahaan Sawit di kab Inhil
Saat Lantik 6 Kades Di Gaung HM. Wardan Katakan Pahami Aturan dan Tidak Lenceng dari Koridor Hukum
Meski Ditolak Berbagai Pihak, Ini Alasan Pemerintah Jadikan Natuna Tempat Karantina WNI dari China
ODP Covid-19 di Riau Capai 10.678 Orang, 105 Pasien Dalam Pengawasan Petugas Kesehatan
Insiden Tower Maut, Pencinta Alam di Bone Berduka,Ini Videonya...