PILIHAN
Pemprov Riau: Status Darurat Pencemaran Udara akan Dicabut 30 September
BUALBUAL.com - Status darurat pencemaran udara mestinya sudah bisa dicabut seiring Riau sudah mulai memasuki masa transisi musim hujan.
Namun, status darurat pencemaran udara tersebut tetap dipertahankan sampai 30 September nanti, sesuai waktu yang telah ditentukan sebelumnya.
"Tetap dipertahankan. Inikan cuaca masih fluktuatif, makanya sebagai antisisipasi kita belum cabut sampai habis waktunya 30 September nanti," kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Jumat (27/9/19).
Menurut Gubri, pertimbangan untuk tetap mempertahankan itu setelah mendengarkan berbagai masukan dari berbagai pihak. Salah satunya dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sumatera, di Riau.
Dipaparkan, intensitas turun hujan masih bersifat fluktuatif. Artinya, kemungkinan adanya kiriman kabut asap dari Jambi masih bisa terjadi. Status untuk tetap mempertahankan darurat pencemaran udara hingga 30 September nanti itu juga didukung berbagai pihak seperti Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang hadir pada rapat evaluasi status darurat pencemaran udara di Kantor Gubernur Riau. *(MCR)

Berita Lainnya
Kapal KM Jaya Vega Terbakar, 3 Orang ABK Sudah di Temukan Dengan Selamat
Firdaus Sebut: Masyarakat Pekanbaru Tak Doyan Makan Sayur dan Buah Benarkah!
Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan Berikan Langkah Ini Kepada Nasabah, Terkait Aturan OJK Mengenai Kelonggaran Kredit
Menurut Survey LSI. Calon Gubri, Patahana Keok, Lukman Edy Teratas di Inginkan Masyarakat
Anak-Anak Kepri Harus Mampu Bersaing
Inhil dan Siak Jadi Penyumbang Titik Api Terbanyak di Riau Hari Ini
Kadispora Riau Resmikan Kodai Kopi 'Bakayu' Pekanbaru
Festival Lampu Cangkok Bintan Antar Kecamatan, Desa Kuala Simpang Jadi Pemenang
Wilayah Rokan Hulu, Kabut Asap Tipis Mulai Menyelimuti
Tutup Rapat Pleno, Wabup Bangga Pemilu di Inhil Berjalan Lancar
Sebanyak 841,71 Lahan Terbakar, Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla 'Berlaku Hingga Oktober 2019'
Kedua Kali dalam Sehari, Jet Tempur AS Jatuh di Perairan Asia