PILIHAN
Gerindra Gabung Pemerintah, Kabar Buruk Bagi Demokrasi
BUALBUAL.com - Menguatkan desas desus Partai Gerindra akan bergabung dengan koalisi pemerintah menjadi kabar buruk bagi masa depan demokrasi di Indonesia.
"Itu kabar buruk bagi masa depan demokrasi," ujar Direktur Eksekutif Parameter Indonesia, Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/10).
Jika betul kabar tersebut terjadi, kata Adi, dapat dipastikan tidak ada dinamika yang bisa dilihat di DPR sebagai lembaga legislasi.
"Bisa dipastikan parlemen adem ayem tak lagi galak karena mayoritas sedang menjadi bagian pemerintah," katanya.
Sambung dosen UIN Syarif Hidayatullah itu, kondisi politik menjadi ironi karena menunjukkan rebutan masuk koalisi pemerintah oleh partai politik.
"Tentu sangat ironis karena parpol yang minat jadi oposisi nyaris tak ada. Padahal pilihal jadi oposisi juga terhormat," tukas Adi.
Sumber: RMOL.id

Berita Lainnya
Bocah Sekolah Dasar Tewas Tenggelam di Kolam Renang
Viral Netizen Lapor Polisi, Politikus Malaysia Masak Nasi Goreng Pakai Stroberi
Ditaja oleh Kejari Bengkalis,Ratusan Murid SMP dan Guru Ikuti kegiatan Pembinaan Masyarakat Taat Hukum
Wujudkan Sinergitas, TNI dan Polri serta Pemkab Inhil Lakukan Olah Raga Bersama
Sebanyak 31 Mobil Hasil Penertiban Diserahkan Gubri ke Pejabat yang Tak Punya Kendaraan Jabatan
Penjual Jamu di Meranti Pun Jadi Korban Jambret
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Kapal Karam di Bengkalis "Dibantu Malaysia"
KPK Sebut: Perusahaan yang Suap Gubernur Kleru Nurdin Basirun Bodong!
Salah Satu Toko di Kabupaten Bengkalis Terapkan Physical Distance 'Penuhi Imbauan Pemerintah'
Praktek Mencari Berita, Peserta Pelatihan Jurnalistik IWO Wawancarai Bupati Inhil
Pj Ketua TP PKK Riau, Harap Melalui Kerja Sama Prevalensi Stunting Menurun