PILIHAN
Golkar Sarankan Gerindra Tetap Jadi Oposisi "Agar Seimbang"
BUALBUAL.com - Partai oposisi tak perlu mendapatkan jatah kursi menteri di susunan kabinet kerja Presiden Joko Widodo.
Hal ini ditegaskan Ketua DPP Golkar TB Ace Hasan Syadzily. Menurutnya, presiden harus mempertimbangkan masuknya oposisi ke pemerintahan.
“Begini, soal komposisi kabinet itu hak preogratif Presiden. Apapun kita mendukung. Namun kita punya pandangan sebaiknya di era demokrasi seperti ini perlu ada keseimbangan politik," kata Ace di Hotel Ibis Budget, Menteng, Selasa (15/9).
"Caranya ada oposisi, ada kelompok penyeimbang. Dalam konteks demokrasi tentu pihak yang kalah semestinya menjadi kelompok oposisi,” lanjutnya.
Meski begitu, lanjut Ace, Golkar akan menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi mengenai pemberian kursi menteri kepada pihak oposisi. Namun, dia berkeyakinan Jokowi bakal mengutamakan partai koalisi ketimbang oposisi.
“Ya Golkar sendiri itu sekali lagi menjadi hak prerogatif presiden. Tentu Golkar akan mendukung apapun yang diambil. Kami yakin Pak Jokowi akan memprioritaskan partai koalisi yang selama ini bekerja keras memangkan beliau,” paparnya.
Bahkan Ace menyarankan agar Gerindra lebih baik menjadi pihak oposisi dan tidak perlu masuk ke dalam pemerintahan.
“Idealnya seperti itu,” tutupnya.
Sumber: RMOL.id

Berita Lainnya
Cerita Habibie ditawari WN Jerman dan Prabowo tolak WN Yordania
Menang Finalti Desa Igal Keluar Sebagai Juara 1 dan Desa Bente Harus Puas Posisi 2 Di Turnamen Futsal IMAM - Tembilahan
Soal Ucapan Said Aqil Siradj Semua Peran Agama Harus diambil Semua oleh NU 'PPP Minta Tidak Ditanggapi Serius'
Perampok Sadis Tega Bunuh Warga Jl Tuah Karya Panam, Pekanbaru
Masyarakat Riau Pilih Liburan ke Luar Negeri 'Harga Tiket Domestik Mahal'
Niat Mengambil Layang-Layang Yang Tersangkut Kabel PLN Warga Desa Danau Pulau Indah Kab.Inhil Tewas Kesentrum
Untuk Finishing Gedung Kejati Riau, Dinas PUPR Lelang Paket Rp39 Miliar
KPK Minta Nazaruddin Bersaudara Koperatif 'Kasus Bowo Sidik'
Polisi Belum Limpahkan Berkas Perkara 'Guru Cabul di Siak'
Kata "Sampan Bocor" Banyak Kepala Daerah Yang Enggan Mendampingi Andi Rachman di Pilgubri 2018
Prabowo: Indonesia Hanya Mampu Perang Tiga Hari
Jangan Sampai Jual Harta Benda Demi Maju Pilkada "Gerindra Minta Kadernya Realistis"