PILIHAN
BBKSDA Riau Amankan 170 Jerat Satwa Liar
BUALBUAL.com - Konflik antara satwa langka yang dilindungi dengan manusia terus menjadi perhatian ekstra. Hal ini dilakukan agar kondisi tersebut tidak terulang dan membuat satwa langka terancam kepunahan.
Dalam implementasinya, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau ikut proaktif menggelar operasi bersih jerat di kawasan konservasi. Dalam aksi tersebut pihaknya sudah menemukan 170 jerat atau perangkap untuk menangkap satwa dalam hutan di Riau.
Angka yang tidak sedikit itu terhitung langkah pembersihan terhitung sejak 25 November hingga 7 Desember 2019. Kepala BBKSDA Riau Suharyono mengatakan, hal tersebut terus menjadi perhatian ekstra instansi teknis itu.
“Kita terus melakukan langkah pemantauan. Misalnya untuk operasi ini cukup efektif dan saat kami temui di lapangan, model jeratnya semakin variatif. Ini yang kita amankan,” paparnya, Senin (9/12).
Diharapkan dengan pengamanan perangkap jerat tersebut dapat mengeliminir kasus kematian satwa langka yang dilindungi. Pasalnya, dari inventarisir awal penyebab utamanya konflik dengan manusia serta perburuan satwa liar.
Beberapa satwa langka yang dilindungu terancam terjerat dari perangkap yang dipasang oleh oknum tidak bertanggung jawab tersebut. Baik gajah sumatera, harimau sumatera, beruang, tapir dan beberapa satwa langka lainnya. (MCR)

Berita Lainnya
Wabup Kepulauan Meranti Rencanakan Hotel Jadi Tempat Isolasi Covid-19
BPBD Riau: Keluarkan Status Siaga Darurat Asap Segera Diperpanjang
Pasca Penembakan Lapas Klas IIA Pekanbaru, Polisi Periksa Tiga Saksi
Minta Keadilan Keluarga Korban Lion Air, Demo di Depan Istana
Safari Ramadan 2024, PHR Santuni 1.000 Anak Yatim di Blok Rokan
Si Anak Kampoeng Sukses jadi Wakil Rakyat "Abdul Wahid DPR RI"
BPS: Perdagangan Luar Negeri Provinsi Riau Surplus
Malam Puncak HUT Kabupaten Meranti, Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Bupati Nikmati Kuliner dan Hiburan Rakyat
Reuni 212 Aman, Lieus Sungkharisma: Stop Nyinyir Dan Provokasi!
Jadi Mualaf, YouTuber Korea Penasaran Kenapa Daging Babi Haram
Sebut LPSK UU Terorisme perkuat hak korban
Satu PDP Covid-19 di Dumai Riau Meninggal Dunia