PILIHAN
Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
01 Maret 2026
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
27 Januari 2026
Edy Natar: 1 Jenis Pohon Bisa Mengangkat Ekonomi Masyarakat
BUALBUAL.com - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution melakukan audiensi dengan Ikatan Alumni SMAN 1 Pekanbaru (Ika Smansa) yang digelar di Ruang Rapat Wakil Gubernur Riau, Selasa (3/3/20).
Dalam pertemua itu membahas wacana yang akan dilakukan Ika Smansa tanggal 7-8 Maret 2020 dalam rangka menggalakkan wilayah Go Green yakni menanam 1.500 pohon di Kabupaten Kampar Kiri Hulu dengan berbagai jenis.
Menanggapi rencana tersebut, Wagubri Edy memberikan masukan untuk sebaiknya memilih 1 jenis pohon namun bisa mengangkat derajat ekonomi masyarakat.
"Menurut saya daripada beragam jenis lebih baik memilih 1 jenis pohon namun bisa bernilai ekonomi dimasyarakat," katanya.
Satu jenis pohon yang dipilih Wagubri adalah pohon petai. Karena menurutnya selain bernilai jual tinggi, petai juga mudah hidup di daerah Kampar Kiri Hulu.
Melihat banyaknya organisasi di Riau, Edy berharap tidak hanya mencari eksistensi semata. Namun keberadaannya bisa bermanfaat di tengah masyarakat. Menurutnya dengan menanam petai ini, Ika Smansa bisa menggoreskan citra positif di masyakat Kampar.
"Dengan jumlah 1.500 pohon ini nantinya bisa menjadi potensi dimasyarakat. Semoga 4-5 tahun kedepan petai itu bisa menjadi mata pencaharian dan mengangkat ekonomi masyarakat Kampar Kiri Hulu," harapnya.
Dengan masukan tersebut, Ketua Panitia Ika Smansa, Alex Nasution menanggapi positif dan setuju terhadap masukan Wagubri Edy.
"Kami setuju kalau petai menjadi satu-satunya pohon yang akan ditanam saat acara pada tanggal 7-8 Maret 2020 mendatang," ujarnya.
Dikatakan Alex, sebelum pihaknya telah menetapkan 1.500 pohon dengan beragam jenis, diantaranya pohon jengkol, nangka, matoa, petai dan durian.
"Semua jenis pohon ini sudah disetujui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan," ungkapnya.
Namun, Alex menyetujui masukan yang disampaikan Wagubri untuk memilih satu jenis pohon tapi mempunyai nilai ekonomi dalam daerah tersebut.
"Kami sebelumnya telah melakukan survei di Kabupaten Kampar Kiri, memang petai mudah hidup disana dan bernilai jual tinggi," pungkasnya. (MCR/NV)

Berita Lainnya
Warga Lipat Kain Kampar Dibubarkan Aparat Gabungan Karena Masih Nongkrong Dimalam Hari
ASN: Aturan Pilkada Postingan Berbau Politik Saja Tidak Boleh
Dengan Lakukan 3 Hal Ini, Bisa Bikin Hari Valentine Tambah Romantis
Janji RW-IRVAN : Pembangunan Puskesmas Sampai kelurahan dan Pelayanan Kesehatan Gratis
Kemenkes RI Nobatkan Bupati Inhil HM. Wardan Sebagai Yang Berjasa Yang Membangun Kesehatan Indonesia Tampa Pasung
Wisata Alam Riau 2 di Candi Muara Takus Kampar, Akan Diramaikan 900 Rider se-Sumatera
PT HK Targetkan Tol Pekanbaru-Dumai Digunakan Pada Mudik Lebaran
KPU Pusat Putuskan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD Siak Untuk Pemilu 2019, Berikut Rinciannya
PT. RUJ menyerahkan bantuan Herbisida Untuk Program Aksi Pencegahan Kebakaran (SiGAHKAR) Kepenghuluan Jumrah
BJ Habibie: 9 Pesan Kenegarawan dan Pemikiran Strategis Untuk Indonesia
Pihak HKI 4B Berikan Penjelasan Terkait Izin Galian C Supkon
Sebanyak 329 Peserta CPNS Pemprov Riau Dinyatakan Gugur