Terkait Covid-19, ICMI Riau Keluarkan Imbauan
BUALBUAL.com - Wabah Coronavirus Disease 19 (Covid-19) yang kini telah manjadi pandemi turut menjadi perhatian Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Riau.
ICMI Riau menilai adalah hal yang wajar dan manusiawi bila wabah ini menyebabkan sebagian besar masyarakat dunia merasa cemas dan bahkan ketakutan akan tertular. ICMI juga menilai Coronavirus bukan persoalan sepele tetapi persoalan serius.
"Ia adalah persoalan yang sangat penting, menyangkut hidup kita semua, bangsa dan negara ke depan. Ini bukan persoalan pribadi tetapi persoalan universal yang di dalamnya termasuk bangsa dan negara Indonesia, khususnya masyarakat Riau," kata Ketua ICMI Organisasi Wilayah Riau, Alaidin Koto.
Terkait kondisi mewabahnya Virus Corona tersebut, ICMI Riau mengeluarkan 7 poin imbauan kepada masyarakat Riau. Imbauan dalam surat bernomor 06/ICMI/Riau/03/2020 tertanggal 21 Maret 2020 tersebut berisikan, agar:
Pertama, mengikuti dan mentaati imbauan pemerintah tentang larangan ke luar rumah, menjaga kebersihan diri, pelaksanaan ibadah, dan lain-lain, sebagaimana juga tertuang dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia No. 14 tahun 2020.
Kedua, menjadikan musibah ini sebagai perkara dan momen penting melakukan muhasabah diri secara sungguh-sungguh, baik pribadi, maupun kelompok dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah, memperbanyak istigfar, zikir, dan doa kepada Allah SWT, dan menjauhi perbantahan di antara sesama kita.
Ketiga, menjadikan musibah ini untuk kita bersatu di bawah satu komando ulil amri (umara dan Ulama), sesuai firman Allah; "athi’ullah wa athi’urrasul,wa ulil amri minkum".
Keempat, berhati-hati supaya musibah ini tidak sampai menjadi obyek perdebatan untuk saling menyerang di antara sesama kita dan akhirnya berpecah-belah.
Kelima, mengedepankan kepentingan dan kemashlahatan bersama dari kepentingan dan kemashlahatan pribadi dan atau kelompok.
Keenam, membentuk Posko tanggap bencana di rumah-rumah ibadah dengan mengingatkan masyarakat agar beraktivitas di rumah dan menyediakan Sembako bagi yg membutuhkan karena tidak berpenghasilan, yang sumber dananya diambil dari infaq Peduli Ummat.
Ketujuh, meminta kepada Pemerintah Daerah (Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Riau) untuk menutup semua tempat hiburan dan keramaian, serta menindak tegas semua pihak yang melakukan penimbunan barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. (MCR)**

Berita Lainnya
Polisi Libatkan FBI, Kejar Pembunuh Siswi SMK
Jaringan '98 Prabowo-Sandi, Siap Kawal TPS, Insya Allah 2019 Prabowo Presiden!
Bupati HM. Wardan Pimpin Rakor Pejabat Pemerintah Daerah Dengan Forkopimda
Senapang Milik Napi Narkoba Masuk Lapas Pekanbaru Yang Kabur, Jadi Bahan Selidikan Polisi
Terkena Jerat Pemburu, Kondisi Inung Rio 'Hariamu' Membaik
Mantan Kepala SKK Migas Sumbagut Kembali Disomasi, Diduga Cemarkan Nama Baik
Founder KedaiKOPI: Quick Count Tak Bisa Hentikan Kecurangan Pilpres 2019
KIPAS, Berkunjung ke Rumah Krepik keladi Bentayan
Ini yang Akan Dilakukan WWF dan Koalisi Masyarakat Peduli Sungai di Riau 'Peringatan Hari Sungai Nasional'
Solihin: Semenjak Usai Pilkada Saya Tidak Pernah Mengritisi Pemkab Bengkalis, Apa lagi Mengsurati Mendagri
BUALBUAL RAKYAT Warganet Reteh: Apalah Daya Pemerintah Tak Kunjung Peka 'Jalan Tak Beraspal'
Kenalan di Medsos,2 Pemuda Ini Cabuli Anak Dibawah Umur