PILIHAN
Gubri Syamsuar: Karantina Wilayah Harus Persetujuan Pusat
BUALBUAL.com, PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menegaskan bahwa kebijakan karantina wilayah harus lebih dulu mendapat persetujuan pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan Gubri usai menggelar sosialisasi terkait Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat, dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang pembatasan sosial berskala besar dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Rabu (1/4/2020) di Gedung Daerah.
"Karantina wilayah sudah ditegaskan oleh bapak presiden (Joko Widodo), harus seizin dari pemerintah pusat. Artinya tidak mudah kita menetapkan karantina wilayah, apalagi ini sudah keluar Kepres yang baru," kata Syamsuar.
Dia katakan, untuk melakukan karantina wilayah, tentunya pemerintah daerah harus mengacu kepada kedua aturan tersebut.
Gubri menerangkan, sebagai tidak lanut dari aturan peraturan tersebut, Pemerintah Provinsi Riau akan meningkatkan status dari siaga darurat bencana non alam, menjadi tanggap darurat bencana non alam.
"Ini dalam rangka bagaimana kita semua tahu bagaimana kondisi Indonesia ini darurat kesehatan. Penerapan sama saja, artinya kita bisa lebih siap untuk mengahadapi segala kemungkinan yang terjadi," ujar Gubri. (MCR)

Berita Lainnya
Secara Resmi Syamsuar Ajukan Pengunduran Diri sebagai Bupati Siak
11.046 Pelanggan PLN di Siak Bebas Biaya dan Diskon 50 Persen
Sebanyak 620 Pegawai Pemerintah kota Batam Dialihkan ke Pemprov
Sejumlah Fitur Medsos Diblokir, Andre Rosiade Tuding Pemerintah Panik
DLH Bengkalis Pinta Jangan Keluar Rumah, Kabut Asap Makin Pekat
Satu Anggota Keluarga Hilang 3 Selamat, Insiden Perahu Bocai Karam di Inhu
DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan I, Tahun Sidang 2018
PUPR Kota Pekanbaru Segera Perbaiki Jalan Dharma Bakti
Kasus fiktif UED SP Desa Bukit Batu, Mulai masuk Penyidikan Sejumlah Nama Disebut-sebut akan jadi Tersangka
Jalan Swarna Bumi Dipadati masyarakat yang Ingin Senam
Ditaja Kejari Inhil, Bupati Hadiri Penyuluhan Hukum Tentang Narkoba Di SMAN 1 Tembilahan
Bukti Ma’ruf Amin Gagal Penuhi Tuntutan Umat, Reuni 212 Membludak