Dampak Corona
Omset Turun 70 Persen, Pemilik Warung Kopi di Tembilahan Jual Kenderaan untuk Menutupi Kebutuhan Sehari-hari
BUALBUAL.com - Semenjak diberlakukannya Imbauan pemerintah baik dari tingkat pusat provinsi hingga daerah melarang warga untuk berkumpul agar tidak membentuk keramaian mulai dari tempat umum sampai ke kerumah makan dan kedai kopi serta pelaku usaha lainnya. Demi memutuskan rantai penyebaran virus corona.
Namun disisilain dengan diberlakukannya himbaun tersebut dampak ekonomi sudah mulai dirasakan oleh pelaku usahan menegah kebawah saat sekarang ini, Tanpak banyak tempat rumah makan dan kedai kopi posisi kursi berada di atas meja menandakan tidak boleh untuk duduk.
"Salah satu pelaku usaha kedai kopi di jalan baharuddin yusuf kelurahan sungai beringin Tembilahan kota saat ditemui BUALBUAL.com. 09/04/20. Mengatakan belum sampai satu bulan terakhir imbauan dari pemerintah mengenai larangan usaha makanan tidak dibenarkan ada kursi dan tidak membentuk keramaian membuat omset pendapatan kami turun hingga 70 persen." ucapnya.
Bagaimana tidak bukan menjadi rahasia umum para peminat kedai kopi selalu nongkrong atau duduk pada waktu siang hingga malam hari.
"Pemilik warung kedai kopi Fitriyadi Mengatakan Karena pendapatan warung menurun, Untuk menutupi kebutuhan keluarga sehari-hari serta kewajiban bayaran kredit lainnya. Kami terpaksa menjual salah satu kenderaan itupun dengan harga murah." Ujarnya
Harapannya Fitriayadi kepada pemerintah terkait berlakunya imbauan tersebut dapat memberikan solusi ekonomi kepada kami, Bagai mana, apa yang harus kami lakukan untuk menutupi kebutuhan ekonomi keluarga.
"Kami tetap menuruti imbauan pemerintah seperti menerapkan pola hidup bersih menyiapkan tempat cuci tangan dan memakai masker, tapi bagai mana dengan nasib keluarga kami makan minum dll sedangkan usaha kami tidak bisa berjalan seperti biasa." Tutupnya.
Reporter: Ucu

Berita Lainnya
6 Jenis Bukti Transaksi yang Umum Dipakai dalam Bisnis
Welcome Dinner Sambut Kedatangan Peserta Muprov VII Kadin Riau di Kota Dumai
Kenapa Merk Sarung BHS Mahal? Berikut Alasannya dan Anda Bisa Membeli di Payday Februari 2025 Blibli!
Cetak Apa Saja Jadi Mudah, Mataguna Digital Printing Tembilahan, Tawarkan Harga Bersahabat
Ditengah Kondisi Pandemi, Industri Sawit di Riau Tetap Bertahan
Yuk Rasa Kue UMKM Sari Muka Khas Suku Banjar Kota Tembilahan
ICMI Muda Kota Pekanbaru, Bantu Warga Terimbas Corona
Turun, Ini Daftar Harga TBS Sawit Periode 25-31 Januari 2023
Direktur Baru BSP Resmi Dilantik, Bupati Afni Beri Pesan Tegas: Hilangkan Kelompok, Satu Komando!
Moratorium SPPG Baru Didukung, Tapi yang Sudah ACC Jangan Berhenti! Ini Desakan Mitra MBG Riau ke BGN
Pemuda Desa Teluk Kiambang, Inhil Sukses Raih Peluang Bisnis dari Nira Kelapa
Kadisbudpar Bintan: Program ACDH, UNAIR Datang ke Pengudang