Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
BEM UIR-DPRD Riau Diskusi Mengatasi Covid-19
BUALBUAL - Pihak Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Riau (BEM UIR) menggelar kegiatan Diskusi yang diberi nama DISARING (Diskusi Santai Daring) denga pihak DPRD Riau. Kegiatan nengambil tema “Langkah DPRD Riau dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19”.
Ketua DPRD Riau Indra Gunawan, EET sebagai nara sumber yang dipandu oleh Wakil Presiden Mahasiswa UIR Randa Achmad. Kegiatan dilakukan via online live di Instagram resmi bem_uir pada pukul 20.00, Sabtu (18/4/2020).
Disampaikan Indra Gunawan Eet, diskusi ini fokus dalam pembahasan soal bagaimana upaya DPRD Riau dalam memutuskan mata rantai penyeberan pandemi covid-19.
"Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru, akan lebih kuat bila diikuti daerah penyanggah membentuk juga PSBB," katanya, Senin (20/0/2020).
Daerah penyanggah yang dimaksud menurut Indra adalah daerah yang berbatasan dengan Kota Pekanbaru seperti Kampar, Pelalawan, Siak, Bengkalis dan Dumai.
"Penanganan covid-19 pemerintah provinsi Riau sudah menganggarkan Rp 399 Milyar (tahap ke-2) di luar dari bantuan pusat," katnya juga.
Disampaikan lagi, dana tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 dalam bentuk bantuan Rp 300.000 per bulan selama jangka waktu tiga bulan. Untuk mendapatkannya dapat melapor kepada Dinas Sosial, yang nantinya pendaftaran ini akan dilakukan melalui online.
"Ketua RT agar dapat mendata warganya yang layak untuk mendapatkan bantuan ini. Ia juga menegaskan, Gubernur Riau melalui Dinas Sosial agar mengalokasikan selambat-lambatnya akhir bulan ini," katanya lagi.
Dijelaskan juga, pihak DPRD Riau juga sudah mengalihkan anggaran perjalanan dinas ke luar negeri dialokasikan ke penanganan Covid-19 sebesar Rp 16,3 Milyar. Serta angaran mobil dinas pimpinan DPRD juga dialihkan untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 10,2 Milyar.
"Selain kedua anggaran itu, anggaran-anggaran lainnya juga sudah dialokasikan untuk penaganan Covid-19 dengan total Rp 24 Miliar. Apabila Pandemi Covid-19 ini hingga Juni mendatang belum stabil, maka pemerintah, dan DPRD siap untuk menganggarkan Rp 600-800 Milyar untuk penanganan Covid-19 (untuk tahap ke 3)," sebutnya.
Kemudian pihak DPRD Riau juga menyambut baik, Mahasiswa UIR telah membuat tim relawan untuk menangani Covid-19 ini dan berharap dapat bersinergi bersama DPRD Riau.
"Kita sambut baik atas dibentuknya tim relawan oleh Mahasiswa UIR dalam upaya pencegahan Covid-19 di Riau. Juga siap membantu tim relawan dari UIR," tutup Indra.

Berita Lainnya
Gubri Ucapkan Terima Kasih Dukungan KRI Semarang-594 Bantu Oksigen
Bakohumas Inhu di Harapkan Jadi Corong Informasi Resmi Jelang Pemilu
Akibat Pandemi, Pemerintah Indonesia Tambah Utang Rp76,5 Triliun Hingga Maret 2020
Enam Calon Sekdaprov Riau Wajib Ikuti Kompetensi Manajerial
Menteri Zulhas Tegaskan Ekspor Kelapa Tak Dihentikan Meski dalam Negeri Harga Tinggi
Bupati Inhil Pimpin Rapat Percepatan Pembangunan RSUD Tembilahan
Sirkuit F1 Hadir, Roby Yakin Bintan Berpeluang di Event Internasional
Bupati Kasmarni Buka MTQ ke-54 Tingkat Kecamatan Bengkalis
Musrenbang RPJMD 2025 - 2029, Gubri Wahid Usung Visi Besar 'Riau Bedelau'
Jalinprov di Mahato Kembali Rusak, PUPR Rohul Sudah Lapor ke Provinsi
Bupati HM Wardan Rapat Bersama APKL Inhil Bahas Masalah Permodalan
Ketua TP PKK Kepri Serahkan Bantuan Laptop Untuk SDM Pendamping PKH