Begini Penjelasan Disbun Inhil, Banyaknya Kebun Kelapa Petani Masuk Wilayah Hutan
BUALBUAL.com - Menyikapi penyataan Dinas Perkebunan Provinsi Riau terkait dari survei yang dilakukan pihaknya, terdapat perkebunan kelapa milik petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Banyak masuk dalam kawasan hutan. Hal ini pun menjadi kendala dalam pelaksanaan program replanting.
"Kepala Dinas Perkebunan Inhil Drs.Sirajuddin. MM, Menyikapi hal tersebut, Dirinya menjelaskan Sebagian lokasi perkebunan masyarakat tersebut berdasarkan peta kehutanan memang masih terdapat ataupun belum di keluarkan dari kawasan hutan." Jelasnya Kepada BUALBUAL.com. 01/03/21.
Secara data potensi perkebunan untuk komoditi kelapa di Inhil tercatat menjadi yang paling tinggi di Indonesia, dengan luas sekitar 400 ribu hektare.
"Sementara secara riil dan fakta areal perkebunan kelapa petani tersebut sudah lama diusahakan sebagai kebun dan pemukiman, Untuk itu areal perkebunan petani kelapa perlu dan dapat diusulkan untuk dikeluarkan dan diganti statusnya menjadi kawasan APL (Areal Peruntukan Lainnya)." Jelas Drs.Sirajuddin. MM.
Saat ini kondisi yang terjadi luasannya kebun kelapa di kabupaten inhil setiap tahun terus berkurang. Sudah dibawah 400 ribu hektare. Pertama mungkin karena tidak produktif, dan karena petani beralih ke komoditi sawit.
"Namun demikian kondisi status dimaksud oleh data survei dari disbun riau bukan berarti kebun tersebut harus ditiadakan, Masyarakat tetap bisa mengusahakan kebunnya, hanya saja ada kendala apabila ada program pemerintah dan dalam rangka sertifikasi, Untuk itu kita akan menginventaris lahan kebun masyarakat bersama pihak terkait untuk selanjutnya mengusulkan perubahan status lahan dimaksud sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku." Tutup Drs.Sirajuddin. MM.

Berita Lainnya
Bupati Rohil Serahkan BST dan Beras Bulog PPKM Bagi Masyarakat Kurang Mampu
Camat Pekaitan Ajak Masyarakat Ikut Sukseskan Vaksinasi Tahap II dan III
Ratusan Goes dan Senam Masal Tubaba Mewarnai di Puncak Hari Bakti Adhyaksa ke-63
Begini Cara Jualan UMKM Riau di Era New Normal
Bupati Kasmarni Buka Pelatihan OVOP, Para Pelaku UMKM Terus Gali Potensi Produk Lokal
Tiga Puluh lima Warga Terkena di angin Puting Beliung, Ini yang Dilakukan Pemerintah Kab Rohil
Meski Inflasi Relatif Terkendali, Mendagri Minta Pemda untuk Tetap Waspada
Kontribusi untuk Ekang Maju, Program Inovatif KKN Kolaborasi Internasional Disambut Pemkab Bintan
Musrembang RPJMN 2020-2024 Fokus Terhadap Pemulihan Ekonomi Masyarakat Lampura
Ade Firmansyah Resmi Gantikan Ade Agus Hartanto di DPRD Riau
Evaluasi Program Pendidikan Madrasah untuk Tingkatkan Kualitas
Hadiri HUT Kecamatan Tulang Bawang Udik ke- 50, Ini Pesan Bupati Tubaba