Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
IHK Jengkol dan Petai Turut Sumbang Inflasi Tembilahan
BUALBUAL.com - Pada Mei 2020, Kota Tembilahan mengalami inflasi sebesar 0,62 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,68. Tingkat inflasi tahun kalender Mei 2020 sebesar 1,76 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Mei 2020 terhadap Mei 2019) sebesar 2,44 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Inhil, Hartono ,S.Si menyebut bahwa Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.
"Kelompok yang dimaksud yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,42 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,04 persen, kelompok transportasi sebesar 1,72 persen dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,75 persen," Sebutnya Kepada Riaulink.com, Selasa (02/06/2020).
Lanjutnya, Hartono menjelaskan bahwa untuk kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen. kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,80 persen. Sementara kelompok lainnya relatif stabil.
Lebih lanjut, Hartono mengatakan bahwa Komoditas yang memberikan andil terjadinya inflasi di Tembilahan antara lain: daging ayam ras, bawang merah, udang basah, mie, angkutan antar kota, tarif kendaraan travel, bakso siap santap, petai, kol putih/kubis, rokok putih, jengkol, tauge/kecambah, mobil, kembang kol, tomat dan komoditas lainnya.
"Dari 24 kota di Sumatera yang menghitung IHK, 22 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,20 persen dan inflasi terendah di Kota Tanjung Pinang sebesar 0,01 persen," Ungkapnya.
Tambahnya, Sedangkan deflasi tertinggi di Kota Metro sebesar 0,35 persen dan deflasi terendah di Kota Bandar Lampung sebesar 0,29 persen.
Sebagai Informasi, Di Indonesia dari 90 kota IHK, 67 kota mengalami inflasi dan 23 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,20 persen dan inflasi terendah di Kota Madiun, Bogor dan Tanjun Pinang masing-masing sebesar 0,01 persen. Sementara deflasi tertinggi di Kota Luwuk sebesar 0,39 persen dan deflasi terendah di Kota Manado sebesar 0,01 persen.

Berita Lainnya
Pemkab Inhil Raih Penghargaan Riau Investment Award 2023 dari PDMPTSP Riau
Kelapa Sawit Mitra Plasma Minggu Ini Dihargai Rp3.387 per Kg
TBS Sawit di Riau Tembus Rp2.600, Berikut Ini Harga Lengkapnya
Pemblokiran 16 Ribu Rekening BRK Syariah Jadi Sorotan, HIPMI Minta Evaluasi Pelayanan
Ditengah Wabah Covid-19, Pendapatan Bisnis Perhotelan di Tembilahan Menurun
Ekspor Riau Tembus US$10,14 Miliar Semester I 2025, Naik 20,30 Persen
Terbukti Ramah Lingkungan, PLTU Tembilahan Beralih Ke 100 Persen Biomass Cangkang Sawit
Bupati Inhu Buka Pelatihan PK2UKM Angatan II Pemulihan Ekonomi
Penggiat Bazar di Tanjungpinang Fasilitasi Produk UMKM di Bazar Bintan Center
Gubernur Riau : Tahun 2019 Nilai Ekspor dan Impor Migas Riau Turun
Apa Antisipasi Pemerintah? Ancaman Gelombang PHK Massal Akibat Pandemi Corona,
Dalam Rangka Social Distancing, Bhayangkari Polsek Tapung Bantu Masyarakat Kurang Mampu