Fahri Hamzah: Pemerintah Presiden Jokowi Makin Tak Tertib
BUALBUAL.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) makin tidak tertib dalam menjalankan fungsinya akhir-akhir ini. Parahnya, kata Fahri, pemerintah melalui lembaga-lembaganya seakan-akan menertibkan masyarakat.
"Antara menterinya berantem, pemerintah pusat dengan pemerintah daerahnya berantem, rakyat tidak terlayani. Eh, yang tidak tertib itu negara, bukan rakyat!" kata Fahri dalam webinar, Sabtu (20/6).
Fahri menegaskan bahwa bila pemerintah tertib, rakyat pun akan mengikutinya. "Kalau negaranya tidak tertib, bagaimana mau mengharapkan rakyat tertib?" ucap mantan wakil sekretaris jenderal PKS itu.
Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 itu mengingatkan pemerintah melakukan introspeksi. Jika pemerintah tidak melakukan introspeksi, kritik pun akan terus muncul.
"Pertama-tama Anda harus perform, Anda harus tampak mampu melakukan sesuatu dan menjelaskan apa yang Anda lakukan sehingga orang itu tidak marah," kata Fahri.

Berita Lainnya
Blusukan di Pintu Tol, KDI Akan Bangun Rest Area Untuk Pedagang UMKM Pinggir dan Batin Solapan
Pileg 2024: Caleg Jangan Membisu! Rakyat Menunggu Ide dan Gagasan Mu
Pengamat Politik Riau Saiman Pakpahan: Dukung Istri Koruptor, Kekalahan PAN akan Terulang di Bengkalis
Paslon Kasmarni - Bagus Santoso Tampil Maksimal pada Debat Perdana Calon Bupati Bengkalis dan Wakil Bupati Bengkalis tahun 2024
Pasangan H Sukiman - H. Indra Gunawan Raih Suara Terbanyak
Terima SK Dukungan PKB, Zukri - Nasarudin Bertekad Menangkan Pilkada Pelelawan
Tim Kasmarni Tetap Eksis, Semakin Dapat Respon Masyarakat
Bawaslu Riau: Selama Sebulan, Kampanye Calon Kepala Daerah sudah 2.801 Kali Pertemuan
Ketimbang Anies, Ganjar Hanya Capres Potensial, Abu Janda Pilih Dukung Prabowo Jadi Presiden 2024
Aneh! Paripurna Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan di DPRD Pekanbaru Dilakukan Tertutup
Ada Kader Dukung Prabowo - Sandiaga, Golkar: Dia Tidak Mewakili Partai
Ansar Ahmad Apresiasi TNI-Polri dan Para Medis Cegah Covid-19 di Era Pilkada