Balon Bupati Bengkalis 'Kasmarni' Dituding Terima Gratifikasi, Pengacara: Sudah Dilaporkan ke LHKPN
BUALBUAL.com - Nama Bakal calon bupati bengkalis Kasmarni ikut terseret dalam kasus suap yang menjerat suaminya yang juga Bupati Bengkalis non aktif, Amril Mukminin. Terkait hal itu, tim kuasa hukum Amril Mukminin, angkat bicara.
Wirya Nata Atmaja selaku anggota tim kuasa hukum Amril menyebutkan, dana yang diterima melalui Kasmarni adalah murni bisnis. Itu pun sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bagian dari hasil kerja pribadi kliennya, Amril Mukminin.
"Klien kami sudah melaporkan ke KPK melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bahwa uang itu adalah hasil pendapatan bisnis kerja sama antara Pak Amril dengan pihak perusahaan. Ini lumrah, ketika suami berbisnis menggunakan rekening istrinya jadi jangan dikaitkan-kaitkan," kata Wirya Senin (20/7/2020).
Wirya mengatakan, pihaknya mencurigai adanya serangan politik oleh pihak-pihak tertentu jelang Pilkada serentak akhir tahun ini. Ditegaskannya, bisnis yang dijalani kliennya dan beberapa pihak perusahaan tersebut jelas-jelas tidak bertentangan dengan hukum apapun.
"Bagaimana mungkin seseorang yang berbisnis dan menerima keuntungan dari bisnis yang dijalani, kemudian dianggap telah melakukan tindak pidana korupsi atau gratifikasi," tutur dia.
Sebelumnya, Kasmarni didukung oleh sebagian tokoh masyarakat kabupaten Bengkalis untuk maju pada Pilkada serentak tahun ini. Menyusul kemudian dukungan sejumlah partai termasuk PAN yang menerbitkan SK dukungan untuk pasangan Kasmarni-Bagus Santoso. Selain PAN, ada juga PKB, Nasdem, serta PBB.
Wirya menilai, ada kelompok yang ingin menjegal Kasmarni maju di Pilkada Bengkalis. Adanya tudingan-tudingan negatif untuk mengurangi citra, elektabilitas hingga gagal bertarung pada Pilkada.

Berita Lainnya
Lurah Tagaraja Ucapkan Terima Kasih Ke Mahasiswa KKN dari Berbagai Universitas Atas Pegabdiannya Kepada Masyarakat
Polbeng dan PT. PHR, Gelar Matching Fund Tahun 2022 Di Duri
Persiapan Final Sambut HUT PGRI ke 77, Ratusan Guru Latihan Tari dan Senam Massal Di Mandau
Sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka Terus Digesa Secara Bertahap
'MAPIA' Kapal Besi Belanda yang Tenggelam di Sungai Cenaku
Kelurahan Balik Alam Gelar Lomba Mewarnai Anak-anak Antar RW
Peran Mahasiswa Sangat di Butuhkan, IPMK-Tembilahan Gelar Binaan Masyarakat Nelayan di kec Kamteman
BPC Perhumas Pekanbaru dan STISIP Persada Bunda Teken MoU
Jangan Ada Praktik Curang, Kampar Tegaskan Komitmen Jalankan SPMB Secara Adil dan Transparan
Sulaiman Tidak Pro Aktif Dalam Belajar, Dewan Pendidikan Inhil: Tapi Solusinya Bukan Pindah dari Sekolah
Banjir Rendam 24 Sekolah di Pelalawan, Kegiatan Belajar Mengajar Dihentikan Sementara
HMJ HTN Siyasah UIN Suska Riau Goes to School di Desa Kampung Baru Concong