Harapan Baru Bagi Alumnus Fakultas Agama Islam Menjadi Fakultas Studi Islam Dan Peradaban Islam UMY
BUALBUAL.com - Bukan lagi rahasia umum bagi alumni. Khususnya, saya pribadi pernah di tempa beberapa tahun lamanya menjalani aktivitas perkuliahan di fakultas tersebut. Jujur saja jikalo masih berstatus FAI. Kesannya, kami agak di rendahkan. Padahal, di apit oleh berbagai fakultas yg cukup bergengsi di UMY. Tapi, setidaknya, dengan berubahnya status sebuah nama fakultas tersebut. Tentu, memberikan kepercayaan diri bagi kami. Bahwa, kami merupakan bagian perjalanan panjang Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Fakultas Studi Islam dan Peradaban (FSIP) UMY. Singkatnya, yang itu wawasannya bisa mencakup berbagai bidang keilmuan.
Pernah mengenyam di bangku perkuliahan di universitas tersebut pada tahun 2010. Meski, agak molor dikit lulusnya di tahun 2016. Tapi, kesannya banyak. Karena pada waktu itu di jurusan tidak sampai 15 orang. Jikalo, tidak salah cuman 13 orang itupun menjadi berkurang. Oleh karena ada yang berhenti dan pindah kampus di tengah menjalani perkuliahan.
Karena di balik kemegahan kampus UMY pada waktu. Hanya, kita yang cukup merasakan bagaimana kekeluargaan itu bisa di rasakan oleh karena mahasiswanya sedikit. Padahal, di apit dari berbagai fakultas manusianya itu super sibuk. Seperti, teknik mesin, sipil, kedokteran, farmasi, pertanian dan lain sebagainya.
Tapi, tidak banyak yang tahu. Bahwa, di balik kita yang di jurusannya sedikit. Kalo, bilang fakultas mana ? Fakultas FAI sering di remehkan. Siapa dosen kita pada waktu, tentunya orang-orang yang kiprahnya di ormas muhammadiyah tidak di ragukan. Karena rerata, mereka masuk dalam struktural jajaran struktur Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Rerata, kelihatannya sederhana dari dosen yang ada di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Bahkan, ada yang tidak pakai mobil mewah sama sekali. Pergi, mengajar ke kampus. Terkadang, minta tumpangan ojek dengan mahasiswanya.
Harapan kita semoga dengan berganti nama dari fakultas tersebut. Menjadi, cerminan bagi kami alumni. Maupun dorongan ataupun motivasi, bahwa kami di tempa bukan sekedar hanya di didik untuk ustadz di sebuah masjid ataupun menjadi sosok promotor dakwah sahaja. Jauh, lebih dari itu. Sebagai, tuntunan ormas besar Muhammadiyah. Sering, bicara soal tentang semesta. Begitu, sebaliknya kami yang pernah di tempa beberapa tahun di fakultas tersebut.
Semoga para alumni, adik-adik mahasiswa yang saat ini. Sedang menjalani perkuliahan. Tetap semangat, jangan merasa minder apalagi sampai tidak percaya diri dengan fakultas lain. Karena kesuksesan itu milik siapa saja, tanpa di tentukan oleh siapa, bagaimana kita. Singkatnya, menjadi bagian dari Fakultas Studi Islam dan Peradaban (FSIP) UMY itu sudah mencakup semuanya, dari semua segi keilmuan pengetahuan.
Pemikir, penulis, politisi, pemimpin dan lain sebagainya.
Sona Adiansyah, S.Kom.I alumni Fakultas Studi Islam dan Peradaban (FSIP), Angkatan 2010 UMY dengan Program Studi Ilmu Komunikasi dan Kepenyiaran Islam.

Berita Lainnya
Gagasan Daerah Istimewa Riau Kembali Mengemuka di Diskusi Mahasiswa UR
Bupati Bengkalis Hadiri Talkshow Polbeng, Harapkan Karakteristik Generasi Milenial Kreaif
Kelurahan Balik Alam Gelar Lomba Mewarnai Anak-anak Antar RW
Prioritas Lima Jurusan SMKN 2 Kotabumi Bisa Bawa Nama Baik Sekolah
Kriminolog UIR Sebut Penutupan Tempat Hiburan Malam Untuk Membatasi Gerak Peredaran Narkoba
Bupati Kampar Terima Kunjungan Tanoto Foundation Terkait Kerjasama Peningkatan Kualitas Pendidikan.
Ormawa FKIP Unilak Bantu Pondok Pesantren Al Ihsan Yang Rusak Berat Akibat Semburan Lumpur
Direktur RS PRIMA Kasih Sambutan di Lawatan Perguruan Tinggi Mahasiswa Uin Suska Riau
UMRI Dorong Mahasiswa Jadi Pelaku Usaha Lewat Seminar Internasional ENSEA
Ujian UTBK di Pekanbaru: UIN Suska Riau Laksanakan SMMPTN-Barat Tanpa Hambatan
Tim Siber Pungli Siap Deteksi Praktik Kecurangan PPDB SMA/SMK Negeri di Riau
HMJ HTN Siyasah UIN Suska Riau Goes to School di Desa Kampung Baru Concong