Status Tol Pekanbaru-Dumai Masih Terkendala Tumpang Tindih 551 Bidang Tanah
BUALBUAL.com - Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Pekanbaru-Dumai (Permai) hingga saat ini masih dihadapkan dengan persoalan pengadaan lahan yang tak kunjung rampung.
Tercatat, total ada sebanyak 551 bidang tanah yang mengalami tumpang tindih kepemilikan antara masyarakat dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus, dalam hal ini SKK Migas PT Chevron Pacific Indonesia (CPI). Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan, permasalahan tersebut berkaitan dengan hak kepemilikan antara masyarakat dan barang milik negara.
Tanah yang menjadi sengketa tersebut terbagi dalam dua tahap pengadaan. Tahap pertama, sebanyak 249 bidang tanah yang hingga saat ini masih mengalami polemik, berlokasi di dua Kabupaten, yakni Siak dan Bengkalis.
Tahap kedua, sebanyak 302 bidang tanah yang juga mengalami tumpang tindih kepemilikan yang berlokasi di Kabupaten Bengkalis, Siak, dan Dumai.
Dijelaskan Gubri, terkait persoalan tersebut, Pemprov Riau telah berkali-kali melakukan rapat dengan seluruh instansi terkait. Di antaranya, meliputi pihak Badan Pertahanan Nasional (BPN), pemerintah kabupaten/kota, kejaksaan, pengadilan, termasuk PT Hutama Karya selaku BUMN yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai kontraktor pelaksana pembangunan Tol Permai.
"Jadi, seolah-olah kepemilikan tanah itu ada dua antara masyarakat yang mempunyai sertifikat dan barang milik negara yang sudah didaftarkan Chevron ke Kementerian Keuangan melalui DJKN (Direktorat Jenderal Kekayaan Negara)," ujar Gubri.
Gubernur Syamsuar berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan sehingga operasional ruas jalan bebas hambatan sepanjang 131 kilometer tersebut dapat segera berfungsi.

Berita Lainnya
Pjs Bupati Rohil Temu Ramah Perdana dengan Kepala OPD
Telah Dibuka Pendaftaran Bantuan dari Kemenag RI untuk Masjid dan Musala, Begini Langkah dan Syarat yang Harus Dilengkapi
BKD Riau Tunggu Surat Resmi dari Pemerintah Pusat Terkait Bantuan Uang Pulsa untuk ASN
Keterbatasan Tak Menghalangi Cinta Alquran: Kiprah Tuna Netra di MTQ Riau
Gubernur Ansar Kukuhkan Pengurus Gerakan Penjaga Marwah Kepri
Projo Kampar Desak Pemda Untuk Periksa Kades Tanah Merah
Tak Sembarangan, Calon Siswa Sekolah Rakyat akan Diverifikasi dan Jalani Tes Kesehatan
Kasat Satpol PP Sambangi KCB BRI Kotabumi Guna Patuhi Prokes Razia Yustisi
Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Telah Periksa 4.097 Spesimen
Presiden Jokowi Berikan Bonus Para Badminton asal Kampar Riau Leani Ratri Oktila Senilai Rp 13,5 Miliar
Riau Punya Hak Daerah Istimewa! Pernyataan Syahrul Aidi Dapat Sambutan Hangat
Bunda PAUD Inhil Hadiri Praktek Manasik Haji Akbar Santri Raudhatul Athfal se-Inhil