Masa Padati Gedung KPU Pesisir Barat, Demi Keadilan Demokrasi Pilkada 2020
BUALBUAL.com - Ribuan masyarakat dari berbagai kelompok dari berbagai kecamatan padati Gedung KPU Kabupaten Pesisir Barat saat melakukan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten, Senin (14/12/2020).
Hal tersebut yang dinanti-nantikan oleh masyarakat pada umumnya, siapakah yang akan menjadi pemimpin daerah Kabupaten Pesisir Barat.
Tetapi hal ini berbeda apa yang dirasakan pada umumnya. Ribuan masyarakat yang datang hanya meminta keadilan atas dasar dugaan kecurangan yang sudah terjadi di Pilkada 2020 Pesisir Barat.
Hal ini yang dikatakan salah satu warga berasal dari Kecamatan Bangkunat yang tidak mau disebutkan namanya, saya datang kesini ingin mengetahui hasil dari rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Kabupaten Pesisir Barat.
"Kami datang kesini dengan dasar panggilan jiwa. Karena dugaan kecurangan di Pilkada Pesisir Barat ini sama saja sudah mencoreng demokrasi Pilkada 2020," pungkasnya.
"Dengan semakin banyak masyarakat dari berbagai kelompok yang datang ke Gedung KPU Kabupaten Pesisir Barat, akhirnya Bawaslu menunda rapat sidang pleno kabupaten hingga besok tanggal 15 Desember dan pindah lokasi di Gedung Serba Guna (GSG) Selalaw Kecamatan Pesisir Tengah," jelasnya.

Berita Lainnya
12 Randis Jenis Ambulans Mati Pajak Terbengkalai di Halaman Kantor Dinkes Lampura
HMI Minta Kejati Riau Usut Tuntas Dugaan Aliran Dana Pencucian Uang Mantan Bupati Bengkalis
Sumiati Keluhkan Kliman Asuransi Bumi Putra Lampung Utara Hingga Bertahun Tahun
Sepi Pelanggan, Perantau dari Padang Gantung Diri
Bikin Haru! TK Quran Al Anwar Ceritakan Manfaat Besar Program MBG untuk Anak-Anak
Kapolda Riau Turun Tangan! Kasus Mahasiswa Terluka Saat Demo DPRD Diusut Tuntas
Konser Honne di Pekanbaru Tuai Penolakan, Dinilai Terafiliasi Komunitas LGBT
Kisah Petani Tewas Tertembak Senapan Sendiri saat Jaga Padi dari Monyet
Pria Paruh Baya di Inhil Tewas Menenggak Racun Rumput dan Gantung Diri
Malam Tragis di Simpang Lampu Merah Batang Tuaka: Kebakaran Melahap Tiga Kios
Buaya Besar Stroni Warga Kota Tanjungpinang, Pemerintah Diminta Bertanggung Jawab
Pembangunan Penahan Tebing di Inhu TA 2022 Terancam Roboh