Jalan Desa Aji Jaya Mesuji Kerap Banjir di Musim Penghujan
BUALBUAL.com - Jalan penghubung Desa Jaya Sakti dan Desa Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji sampai saat ini masih digenangi air pasca hujan deras pada Jumat malam (25/12/2020).
Saat dikonfirmasi pengendara motor yang melintas pukul 07.59 WIB, Yuko mengatakan, banjir yang menutupi jalan dan kebun karet di kawasan tersebut masih dalam kondisi tergenang. Ketinggian mencapai 30 Cm sampai 50 Cm. Saya sulit melihat jalan karena tertutup banjir, jadi saya meraba raba mencari jalan aspal.
"Saya berharap agar dinas terkait dapat segera merespon," harap Yuko.
lanjutnya, wilayah tersebut memang kerap dilanda banjir ketika hujan deras datang. Penyebab utama banjir diyakini karena menyempitnya sungai yang melintas permukiman tersebut.
Di tempat terpisah Kades Jaya Sakti mengatakan, sempitnya sungai yang menimbulkan genangan air pasca hujan ini, jadi memang harus ada normalisasi sungai. Dari tahun ke tahun memang begitu kejadiannya.
"Dia merasa yakin jika normalisasi dilakukan di kawasan tersebut, genangan air akan cepat mengalir ketika hujan deras datang," ungkapnya.

Berita Lainnya
Bawa Penumpang 71 Orang Speedboat Evelyn Calisca 1 Tujuan Inhil-Tanjung Pinang Terbalik
Diduga Tak Miliki Lampu Rambu, Penyebab Kecelakaan Laut Speedboat Vs Pompong di Inhil
Dua Kubu Ormas Serikat Pekerja Bentrok di Jalan Riau Pekanbaru, Saling Lempar Kayu dan Batu
Akses Jalan Lampung Utara Menuju Kabupaten Tulang Bawang Barat Terputus Akibat Banjir
Datang ke RSUD Puri Husada, Kapolres Inhil Jenguk Korban Penganiayaan
Jalan Cendrawasih Kota Tanjungpinang Tergenang Longsor
Ketahuan Mencuri Toko Sembako di Pekanbaru , Pelaku Jadi Bulan-bulanan Massa
Security di Pekanbaru Ditemukan Tewas di Pos Jaga Perusahaan
Aksi Damai Berbuah Hasil, Kades Teken Pernyataan Siap Diberhentikan
PT Teso Indah Diduga Babat Hutan Lindung dan Lahan Warga, KP2MI Ungkap Bukti Kejahatan
Resnarkoba Polres Kampar Tangkap Seorang Pengedar Dengan 29 Paket Daun Ganja Kering
Ratusan Driver Maxim Kepung DPRD Riau, Tuntut Komisi Dipangkas Jadi 8 Persen Sesuai Aturan Baru