Maraknya Manusia Silver di Pekanbaru, Begini Respon Walikota
BUALBUAL.com - Belakangan ini marak manusia silver berkeliaran di persimpangan traffic light di Kota Pekanbaru, Riau. Mereka kerap mangkal dan meminta uang kepada pengendara.
Menanggapi itu, Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT menyebut, aktivitas manusia silver ini sebenarnya bentuk kreativitas anak muda dalam mengekspresikan nilai-nilai seni.
Ia memaklumi aktivitas manusia silver, dengan catatan tidak menggangu ketertiban lalu lintas. Apalagi melakukan kegiatan negatif yang meresahkan pengguna jalan dan masyarakat umum.
"Manusia silver itu, dalam tanda kutip adalah bagaimana mereka mengungkapkan nilai-nilai dan ekspresi. Kita berpikir positif saja, selama mereka masih berjalan di rel jalan yang benar dan tidak menggangu," kata Walikota, Selasa (9/2/2021).
Ia meminta Satpol PP Kota Pekanbaru tetap melakukan pemantauan. Jika ada indikasi manusia silver melakukan hal-hal yang mengarah negatif, harus segera ditertibkan.
"Kita tetap pantau, jika sudah mengarah ke kegiatan negatif ya harus ditertibkan," jelasnya.

Berita Lainnya
300 Paket Bantuan Sembako, Disalurkan Pemdes Kuala Selat Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19
Dua Nama Caketum HIPMI Riau Sudah Ditetapkan, Rahmad Ilahi Nomor 1, Erwin Edison Nomor 2
BBKSDA Riau Kirim Tim ke Lokasi Konflik Harimau Sumatera di Siak Riau, Begini Penjelasannya
PT.TPP Terima Penghargaan dari Kementerian, Peringkat III Tingkat Provinsi Tahun 2022
Bulan Puasa, PKS PT.MASS Balai Raja, 558 Paket Sembako Salurkan Pada Masyarakat
Dihadapan Ketua Umum PB GNP Covid 19 dan Tokoh NU, Anton bersama Keluarga Ucapkan Dua Kalimat Syahadat
Masyarakat Inhil Sayangkan Mundurnya 'Said Syarifuddin' Sebagai Sekda Inhil
Puluhan Gajah Berkeliaran di Desa Sotol, Pelalawan-Riau
Cipta Lingkungan Kondusif Saat Pademi, Relawan Covid-19 UNRI Adakan Roda Bersama Masyarakat Kelurahan Kota Tinggi Pekanbaru
Joni Pasla Mengaku Bukan dia Yang dapat Tender Proyek yang Mangkrak ini
Dampak Abrasi 1920 Haktare Kebun Kelapa Rusak, Petani Kuala Selat Pinta Pemda Bantu Selamatkan Perkebunan Kami
Pungutan Rakit Penyeberangan di Desa Tambak Langgam Dikeluhkan Warga