Aneh!! Liaison Officer Paslon 03 Pilkada Pesibar Tidak Tau Jumlah SK Relawan
BUALBUAL.com - Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang pembuktian mendengarkan keterangan saksi, pada sidang Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Provinsi Lampung, Rabu (23/2/2021).
Link panel 2 MKRI sidang perkara No. 39/BHP.BUP-XIX/2021.
Sidang tersebut dihadiri tim kuasa hukum pemohon Hermansyah Dulaimi, SH MH dan Ahmad Handoko, SH MH secara Luring serta Alpi Zabadi, SH MH mendampingi 3 saksi fakta dari pemohon secara Daring. Serta pihak termohon KPU Pesisir Barat dan pihak terkait dari Liaison Officer (LO) dari Paslon 03 Agus Istiqlal & Zulqoini yang semua saksi di sumpah di atas kitab suci Alquran.
Menurut jalannya persidangan keterangan dari 3 saksi fakta pemohon, dengan menceritakan apa adanya fakta yang terjadi di saat Pilkada oleh masing-masing saksi pemohon, dari mulai intimidasi pemecatan dan bantuan sosial di cabut, pemberian uang 100.00 dengan SK relawan untuk memilih Paslon 03. Serta menceritakan kejadian di TPS 5 pekon ulok Mukti kecamatan ngambur.
Windari (LO) Liaison officer dari Paslon 03 Agus Istiqlal & Zulqoini yang beralamat Dusun Negara Kecamatan Karya Penggawa, saat diberikan pertanyaan oleh pemohon, banyak kejanggalan jawaban LO Paslon 03 terkait surat keputusan (SK) relawan.
Pertanyaan yang dilontarkan oleh kuasa hukum pemohon adalah.
- Siapa yang memberikan surat keputusan SK pengangkatan relawan.? Windari menjawab "kurang tau"
- Apakah semua SK relawan ini di tandatangani oleh Paslon 03 Agus Istiqlal & Zulqoini, ? dan jawabanya Windari "iya".
- Apakah anda pihak LO tau setiap pekon dan dusun mengetahui berapa jumlah SK relawan dari Paslon 03.? Dan Windari menjawab "itu saya tidak tau karena itu bukan saya yang urus".
- Dan apakah isi dari SK sebagai tim relawan dalam setiap keputusan sudah mencantumkan nama dan alamat lengkap.? Windari pun menjawab, Saya kurang tau.
- apakah benar relawan itu diberi uang transpor untuk setiap relawan atau hanya SK saja..? Dan jawaban Windari " Tidak tau".
Menurut Alfi Zabadi, SH MH selaku tim kuasa hukum dari saksi pemohon secara kacamata saya mengatakan, secara posisi dia sebagai LO otomatis dia sangat mengetahui berapa jumlah SK relawan dari pihak 03 Agus Istiqlal & Zulqoini, karena itu merupakan bagian dari tugasnya sebagai LO Tegasnya.
"Tidak sepatutnya Windari saksi dari pihak terkait sebagai LO tidak mengetahui berapa jumlah orang yang sudah di didata sebagai penerima SK relawan, biarlah majelis hakim serta masyarakat kabupaten pesisir barat yang menilai itu semua," ungkapnya.
"Kami sebagai pihak pemohon sangat yakin atas keputusan majelis untuk mengungkap kecurangan di pilkada pesisir barat Lampung. Dan kita tunggu Jadwal pembacaan putusan dari MK yang diagendakan tanggal 19 sampai dengan 24 maret 2021," pungkasnya.

Berita Lainnya
Peringati HUT ke-22 dan Ulang Tahun SBY, Demokrat Riau Gelar Sykuran dan Makan Bersama Hadirkan UMKM
Masyarakat Sungai Salak Sambut Antusias Program Dana Kelurahan dari Fermadani
Jumpa Haris Azhar, KNPI Riau Perkuat Semangat Menghantam Koruptor
Peduli Budaya Melayu, Wahid-Hariyanto Pedomani Tunjuk Ajar Melayu untuk Membangun Riau
Menyanyi di Cafe Paramida, Iyeth Bustami Janji Hidupkan Dewan Kesenian
Ribuan Warga Hadiri Peresmian Posko KDI Oleh Iyeth Bustami di Duri 13 Batin Selapan
Umur 10 Tahun Yatim, Abdul Wahid Kenang Pesan Ayahnya dan Janji Takkan Kecewakan Masyarakat Riau
Irwan Nasir: Tak Signifikan pada Peningkatan Suara Partai PAN "Internal Tak Berharap Lagi Syamsuar Bergabung"
Gus Muhaimin di Riau: Santri Jangan Cuma Ngaji, Saatnya Berantas Kemiskinan!
Antusias Tinggi, Masyarakat Bathin Solapan Ramaikan Kampanye Kasmarni
Hafith Syukri Tetap Optimis Didukung Partai Golkar
Tim Solid Bunga Rampai Warga Sakai 4 Kecamatan akan Deklarasi Dukung KDI