Tarif PDAM Tirta Indragiri Naik
Ekonomi Masyarakat Sedang Sulit, MS: PDAM Inhil Jangan Pikirkan Untung Rugi Dahulu
BUALBUAL.com - Kebijakan kenaikan tarif tagihan pelanggan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Indragiri di kala pandemi Covid-19 menuai pro dan kontra, salah satunya datang dari Muridi Susandi. Muridi Susandi (MS) sangat menyayangkan pengambilan kebijakan yang dianggap tidak objektif itu.
Muridi Susandi (MS) menilai, Terlalu cepat pihak PDAM mengambil kebijakan kenaikan tarif, Terkesan kebijakan yang dilakukan sewenang-wenang, tanpa mempertimbangkan kondisi perekonomian masyarakat yang sedang rapuh setelah dilanda pandemi Covid-19.
"Kita ini kan baru masa pemulihan ekonomi. Lalu, datang lagi lonjakan Covid-19 di tahun ini. Semestinya, rentetan pandemi Covid-19 yang melanda ini menjadi pertimbangan oleh Perumda Tirta Indragiri sebelum mengambil keputusan naik tarif," kata pria yang kerap disapa Sandi ini, Sabtu (8/5/2021) melalui sambungan seluler.
Dengan alasan selalu mengalami kerugian, Perumda Tirta Indragiri memutuskan untuk menaikkan tarif. Keputusan itu, diungkapkan Sandi, juga kurang tepat. Sandi menyarankan, agar pihak Perumda melakukan pendataan ulang pelanggan dan tunggakan serta melakukan penagihan hingga menerapkan sanksi dengan cara-cara yang santun.
"Tertib dulu administrasinya Perumda (Tirta Indragiri), baru bicara untung rugi. Kalau sudah tertib, margin keuntungan pun akan kian melebar tanpa perlu menaikkan tarif pelanggan. Saya yakin itu," Hari ini perusahaan jangan memikirkan untung rugi terlebih dahulu tapi mempertimbangkan kondisi dan keadaan masyarakat memang sangat berat, Kalau kita boleh jujur kapan PDAM itu tidak merugi setiap tahun merugi dan setiap tahun disubsidi oleh APND inhil. tukas Sandi.
Sebelumnya, Perumda Tirta Indragiri mengumumkan akan memberlakukan tarif baru bagi pelanggannya. Kenaikan tarif baru biaya administrasi rekening meter dan biaya pemeliharaan meter pelanggan dilakukan dengan alasan upaya meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta demi menyelamatkan kondisi menajemen perusahaan.
Menurut pihak Perumda Tirta Indragiri, kenaikan tarif pelanggan ini dilakukan setelah 10 tahun terakhir belum diberlakukan kenaikan tarif. Kenaikan tarif air bersih ini dipatok pada harga Rp 63.000,- per 10 Kubik dari yang sebelumnya hanya Rp 50.000,- per 10 Kubik.

Berita Lainnya
Hasil Survei Perbaikan Jembatan Pesajian Sudah Keluar, Bupati Inhu Apresiasi P2JN Riau
APBD Riau Abaikan Prioritas RMPJD 2019-2024, Fitra Riau: Malah Ada Membiayai yang Bukan Kewajiban
Ada Bayi Umur 1 Tahun, 30 Pengemis dan Anak Jalanan Diamankan Satpol Pekanbaru
Resmi Disetujui LAMR Riau, Musda LAMR Inhil Akan Dilaksanakan Akhir Juli
Kepala Desa bersinergi dengan Masyarakat Tuntut Dua Perusahaan di Inhu
15 Persen Pengendara di Depan STC Pekanbaru tidak Pakai Masker
Sah! JMSI Kabupaten Inhil Resmi Terbentuk
Syahroni Siregar Kami Sudah Dapat Izin dari BPBD, Trio Beni Sebut Tim Covid-19 Inhil Tidak ada Keluarkan Izin Seminar di Engku Kelana
Tagihan Listrik Anda Melonjak? Lapor ke PLN, Begini Caranya
Salurkan CSR, PT THIP Berikan Bantuan Perlengkapan Karhutla ke BPBD Inhil
DP2KBP3A INHIL: BKKBN Provinsi Riau Hadiri Gerakan Aksi Bergizi Kabupaten Indragiri Hilir
DP2KBP3A Inhil Hadiri Pencanangan Gerakan Intervensi Pencegahan Stunting Melalui Zoom Meeting