Mulai Hari Ini, Polda Lampung Lakukan Penyekatan Pengendara yang Akan ke Pulau Jawa
BUALBUAL.com - Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno bersama stakeholder melaksanakan rapat koordinasi (rakor) rencana penyekatan masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke pulau Jawa melalui transportasi darat dan laut di kantor PT. ASDP Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
Dalam arahannya Kapolda Lampung mengatakan, pelabuhan Bakauheni merupakan titik sentral dalam pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang diberlakukan di pulau Jawa dan Bali.
"Kita mengurangi mobilitas pergerakan masyarakat yang akan ke Jakarta dan jangan ada kegiatan Rapid Test di pelabuhan Bakauheni untuk pengendara yang akan melakukan perjalanan ke Jakarta", kata Hendro, Selasa (6/7/2021).
Lanjut Hendro, kegiatan yang dilakukan ini hanya penyekatan bukan PPKM darurat dan sebagai penanggung jawab di pelabuhan Bakauheni adalah Kapolres Lampung Selatan, sedangkan untuk penanggung jawab putar balik kendaraan ke tempat asal adalah Kepala Satuan (Kasat) Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Lampung serta koordinator pelaksananya adalah Direktur Lalu Lintas (Dir Lantas) Polda Lampung.
"Penyekatan ini akan diterapkan mulai hari ini Selasa (6/7) sampai dengan (20/7) di beberapa titik-titik penyekatan, petugas akan melakukan pengecekan setifikat vaksin dan surat keterangan negatif Rapid Antigen yang berlaku maksimal 1x24 jam atau hasil test PCR yang berlaku maksimal 2x24 jam bagi pengendara dari seluruh Sumatera yang akan melakukan perjalanan ke pulau Jawa melalui pelabuhan Bakauheni, bila kedua syarat tersebut tidak dapat diperlihatkan kepada petugas, maka pengendara akan diputar balik ke tempat asal. Penyekatan ini dikecualikan terhadap angkutan logistik dan sejenisnya", pungkas Hendro.
Berikut syarat penyeberangan laut dari dan ke pulau Jawa mulai tanggal 5-20 Juli 2021 :
1. Menunjukan hasil negatif test PCR (2x24 jam) atau Antigen (1x24 jam)
2. Menunjukkan Kartu/Sertifikat Vaksin (minimal vaksin pertama)
3. GeNose test tidak diberlakukan.
4. Penumpang berkepentingan khusus yang belum di vaksin dengan alasan medis berdasarkan keterangan dari dokter spesialis dapat menggunakan RT-PCR atau Antigen
5. Penumpang di wajibkan mengisi e-Hac Indonesia.
6. Pengemudi dan pembantu pengemudi logistik tidak wajib menunjukan kartu/sertifikat vaksin pertama, namun tetap wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif test PCR (2x24 jam) atau Antigen (1x24 jam) .

Berita Lainnya
Mushola di Rehab, Warga Desa Terusan Beringin Jaya Ucapkan Terima Kasih atas kegiatan Karya Bhakti TMMD ke 111
Satpolairud Polres Inhil Bagikan Takjil untuk Penumpang Pelabuhan Kuala Enok
Bazar Murah Ramadhan Lanud RHF Jadi Primadona Masyarakat Tanjungpinang
Operasi Zebra Lancang Kuning 2021, Ini Pesan Kasat Lantas Polres Inhil
Babhinsa Gotong Royong Bersama Warga Masyarakat Bagun Balai Desa Tempat Pertemuan
Terima Kasih Warga Suato Lama Kepada Satgas TMMD
Kapolda Lampung Pimpin Upacara Sertijab 5 Petinggi Khusus dan 5 Kapolres
Danrem 043 dan Kapolda Lampung Sambangi KTN di Tubaba
Rusman: Alhamdulillah dengan Adanya TMMD, Sangat Membantu
Gelar Operasi Zebra Krakatau-2020 di Pasar Unit 2, Ini yang Dilakukan Satlantas Polres Tulang Bawang
Kapolres Lampura Beri Bantuan Sembako kepada Guru dan Penjaga Sekolah Bhayangkari Korban Banjir
Lantamal IV Tengah Siapkan Latihan Operasi Pertahanan Pantai