Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Mangrove Terbilang, Masa Depan Gemilang
Tanam Mangrove Untuk Mitigasi Perubahan Iklim dan Pemulihan Ekonomi Masyarakat
BUALBUAL.com - Jikalahari bersama Bangun Desa Payung Negeri (BDPN), Pemerintah Desa Tanjung Pasir dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala Suluh, Mapala Humendala, Mapala Phylomina, Mafakumpala, KPA EMC dan Brimaspala Unisi) melakukan aksi penanaman 5000 mangrove di Dusun Sungai Bandung, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah, Kabupaten Indragiri Hilir pada 19 Juli 2021 dengan tema “Mangrove Terbilang, Masa Depan Gemilang”
Penanaman mangrove ini dilakukan di areal kebun kelapa masyarakat yang rusak akibat intrusi air laut (masuknya air laut ke daratan). “Masyarakat di sini mayoritas petani kelapa yang hari ini terimbas salah satu dampak global warming. Air laut masuk ke kebun masyarakat dan meluluh lantahkan perkebunan masyarakat hari ini yang bukan lagi kritis, tapi sudah hancur,” kata Zainal Arifin, Direktur BDPN. 23/07/21
“Ini aksi kecil yang dapat kita lakukan, harapan kita setelah apa yang kita inisiasi akan bisa menarik simpati banyak pihak untuk terlibat dalam penyelamatan kebun kelapa masyarakat ini. Mungkin yang perlu diperhatikan nasib petani-petani kelapa sebanyak 200 KK yang kebunnya terdampak luapan air laut. Apalagi dengan kondisi pandemi, semua pada susah, kebun hancur, dan apa yang bisa kita perbuat?” kata Zainal.
Amrun Amka, Kasi Pemerintahan Desa Tanjung Pasir juga mengungkapkan bahwa awalnya kebun ini kebun bagus semua dan di panen masyarakat. Air laut mulai masuk dan sekitar 10 tahun belakangan, ada bendungan jebol dan tidak dapat di antisipasi masyarakat lagi karena terlalu besar dan akhirnya karam.

“Dusun Sungai Bandung sangat ramai penduduknya waktu itu, dikarenakan tidak ada penghasilan, kebun tidak produktif, mau tidak mau mereka hijrah. Ada yang ke Kuala Enok, Tanjung Pasir dan Batam untuk mencari kehidupan baru,” kata Amrun.
Penanaman mangrove bersama hari ini adalah momen penting untuk , karena di luaran sana itu, mangrove sudah menjadi perhatian dunia bahkan internasional. Mangrove di hitung sebagai cadangan karbon yang tinggi selain hutan alam dan gambut dan telah menjadi perhatian dan banyak pihak yang mendorong untuk penyelamatan. Bahkan Badan Restorasi Gambut pun kini menjadi Badan Restorasi gambut dan Mangrove (BRGM).
“Dari banyaknya kebijakan saat ini terkait perlindungan dan rehabilitasi mangrove, Indragiri Hilir, khususnya Desa Tanjung Pasir sangat penting menjadi wilayah intervensi dan masyarakat harus menjadi penerima manfaatnya,” kata Okto Yugo Setiyo, Wakil Koordinator Jikalahari
“Kita sangat mendukung penanaman mangrove di sini. Sangat banyak manfaat dari mangrove untuk masyarakat kami khususnya masyarakat Duano Pesisir, karena mangrove ini selain untuk menghidari abrasi, mangrove ini kalau tumbuh besar akan menjadi tempat habitat-habitat yang nanti akan ditangkap masyarakat Duano seperti ikan, kepiting, dan udang. Jadi masyarakat kami sangat bergantung sama mangrove,” kata Amrun Amka yang juga Sekjen Ikatan Keluarga Suku Duano Riau.
“Harapan kita ke depan bisa melakukan dan berbuat lebih banyak lagi tentunya dengan dukungan Jikalahari dan mitra jaringan. Kepada masyarakat yang ingin terlibat, ayo kita bersama menjaga kelestarian mangrove dan menyelamatkan kebun kelapa sebagaimana tema kita “Mangrove Terbilang, Masa Depan Gemilang,” tambah Zainal.
Narahubung, Zainal Arifin, Direktur BDPN, 0823 8855 4816, Okto Yugo Setiyo, Wakil Koordinator Jikalahari 0853 7485 6435 Aldo, Manajer Kampanye dan Advokasi Jikalahari 0812 6111 6340
.jpg)

Berita Lainnya
Aneh Bin Ajaib, Kolam Limbah B3 Jebol Tanpa Ada Sanksi Hukum
BBKSDA Riau Kirim Tim ke Lokasi Konflik Harimau Sumatera di Siak Riau, Begini Penjelasannya
Kok Bisa? Minuman Coca Cola Dapat Sembuhkan Pasien Corona
Masyarakat Pekanbaru Mengaku Was-was Ambil Uang di ATM 'Karyawan Bank Positif Covid-19'
Tujuh Desa di Kampung Eks Gubri Rusli Zainal Mandah Belum Tersentuh Fasilitas Listrik
Pantau dengan Smart Helm, Polisi Pekanbaru Belum Temukan Masyarakat Bersuhu Tubuh Tinggi
Naila Syifa Butuh Bantuan Kita Semua, Bayi Penderita Infeksi Paru-paru Kini Lagi Berjuang di RS Elisabeth Batam Kota
Ini Program padat Karya Tunai Draenase di Pinggir jalan Pasar Kampa, Bukan Proyek Joni Pasla
DP2KBP3A Ikuti Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kegiatan PKK Tahun 2024
Satu Tahun Melayani Masyarakat Tembilahan, Boss Delivery Terus Berkembang Berikan Pelayanan Terbaik
Transparan Proyek Turap Dana APBN 3,8 Miliar Lebih diduga Berbau Korupsi Masyarakat Minta Kejati Riau periksa Kontaktor
Tiga Anak Harimau Terekam Kamera di TN Bukit Tiga Puluh Riau