Innalillahi wa innailaihi raji'un
Riau Berduka! Presiden Bangsa Orang Laut Sedunia Haryono Bijawangsa Meninggal Dunia
BUALBUAL com - Kabar duka menyelimuti masyarakat Riau. Presiden Bangsa Orang Laut (Suku Duano) Sedunia, Dr. Haryono Bijawangsa, M.Pd, meninggal dunia pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di Rumah Sakit Awal Bros Sudirman, Pekanbaru.
Almarhum dikenal sebagai aktivis muda asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang selama ini aktif memperjuangkan kepentingan masyarakat Riau. Selain menjabat sebagai Presiden Bangsa Orang Laut (Suku Duano) Sedunia, Haryono juga merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi di ibu kota Provinsi Riau, serta pengurus Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir (KKIH) Pekanbaru.
Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab wafatnya almarhum. Namun, berdasarkan keterangan keluarga, Haryono diduga meninggal dunia akibat kelelahan.
Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan Ketua Umum KKIH Pekanbaru, Dr. Hj. Nurlia, SH, MH, melalui sejumlah grup WhatsApp, termasuk Grup KKIH Pekanbaru. Informasi yang dibagikan sekitar pukul 08.33 WIB itu langsung mendapat respons dari berbagai pihak yang menyampaikan belasungkawa serta doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Saat dihubungi, Nurlia mengaku sangat terpukul atas kepergian Haryono.
"Atas nama keluarga besar KKIH Pekanbaru, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kami merasa sangat kehilangan. Almarhum bukan hanya aktif di kepengurusan KKIH Pekanbaru, tetapi juga dikenal aktif di berbagai organisasi. Beliau juga menjabat Presiden Bangsa Orang Laut (Suku Duano) Sedunia dan merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi di Kota Pekanbaru," ujar Nurlia yang saat itu berada di Jakarta.
Dengan suara bergetar, mantan anggota DPR RI tersebut juga menyampaikan permohonan maaf dari pihak keluarga kepada seluruh masyarakat yang mengenal almarhum.
"Kami juga menyampaikan permohonan maaf dari keluarga apabila semasa hidup almarhum pernah memiliki kesalahan atau kekhilafan. Berdasarkan informasi yang kami terima, penyebab wafatnya diduga karena kelelahan," katanya.
Nurlia menambahkan, jenazah almarhum dibawa dari RS Awal Bros Sudirman ke rumah duka di Grand Delima Residence, Kecamatan Bina Widya, Pekanbaru, sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang berada di sekitar kediamannya.
"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa-dosanya, serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. Al-Fatihah," tutup Nurlia.
Ucapan belasungkawa juga terus mengalir dari berbagai daerah, termasuk Aceh, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, dan sejumlah wilayah lainnya yang mengenal sosok Haryono Bijawangsa sebagai pejuang masyarakat adat, akademisi, dan tokoh Bangsa Orang Laut.

Berita Lainnya
Rekomendasikan Tutup Dua Tambang Pasir di Lingga, Abdul Wahid: Ini Kerja Setan
3 ABH Divonis 5 Tahun Penjara, KPAID Inhil Sayangkan Penggunaan Kata yang Tidak Tepat
Diduga Pemdes Bangun Harjo Jaya Lakukan Kegiatan Fiktif, Warga Pulau Burung Datangi Inspektorat Inhil
Tidak Punya KIS BPJS Kesehatan, Warga Inhil Ini Andalkan Jampi-jampi Saat Sakit
Tindak Tegas Pelanggaran UU Pers yang Dilakukan Pengusaha Wira Terhadap Jurnalis
Sebuah Kapal Motor Kayu Terbakar di Seberang Tembilahan Barat
Kuasa Hukum H. Masrul: BPN Pekanbaru Harus Bertanggung Jawab atas Dugaan Terbitnya Sertifikat di Tanah Sengketa
Awal Tahun 2022, Sudah Enam Kecelakaan Terjadi di Jalan Lintas Timur Pelalawan
Bhabinkamtibmas Kota Baru Bersama Warga Temukan Anak yang Dilaporkan Hilang
Pencuri Curi Sawit Menolak Panggilan Polisi, Kebal Hukum?
Hati-hati 15 Juta Akun Pengguna Tokopedia Diisukan Bocor
BUALBUAL RAKYAT: Apa Pendapat Warga Inhil, Terkait Tempat Hiburan Malam yang Masih Buka Disaat Pandemi Corona