DPD PERPAT Tanjungpinang Apresiasi Kejari Dalam Mengusut Proyek Permukiman Kumuh Senggarang
BUALBUAL.com - DPD PERPAT Tanjungpinang mendukung penuh upaya Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Permukiman Kumuh.
“Sebelumnya, kami mengapresiasi kinerja Kajari Tanjungpinang, yang baru seumur jagung berada di kota Tanjungpinang sudah membuat suatu gebrakan yang luar biasa," Said Ahmad syukri alias Sasjhoni Wakil Ketua DPD PERPAT Tanjungpinang kepada awak media ini, Senin (9/8).
Dimana pihak Kejari Tanjungpinang sudah memanggil sejumlah pihak terkait dugaan kasus proyek Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kota Tanjungpinang Kawasan Senggarang-Kampung Bugis dengan Nilai kontrak Rp34.107.483.783. Dengan Nomor Kontrak : 04/DOK-IDB/PKP-Kepri/I/2020.
Dari amatan kami, banyak pekerjaan yang tidak sesuai di lapangan, dimana pekerjaan tersebut sangat buruk kualitasnya, Mulai dari pengecoran poer, sloof dan Plat Pelantar, sebab, di dalam kontrak dan RAB menggunakan K 250, Namun kenyataan di Lapangan hasilnya hanya mencapai K 225. Begitu juga dengan sejumlah item dalam pekerjaan tersebut.
"Mirisnya tiang beton bisa patah dan roboh ke laut yang mengakibat sambungan tidak senyawa. Kita menarik kesimpulan, akibat tidak profesional pihak rekanan dan pengawas," ungkapnya.
"Kita berharap agar kasus dugaan korupsi tersebut diungkap secepatnya, selain itu Kami juga berikan apresiasi kepada pihak Kejari Tanjungpinang," terangnya.

Berita Lainnya
Polres Lampung Utara Bubarkan Aksi Warga Sweeping Truck Batu Bara di Jalitsum
Hari Ini, 7 Warga Tanjungpinang Positif Covid-19 dan 3 Orang Sembuh
Haji Permata: Saya Akan Ambil Langkah Hukum, Kapal Saya Ditangkap BC Karimun di Diperairan Malaysia Bukan Indonesia
Diduga Pihak Kecamatan Main Proyek DD, Ketua DPRD Mesuji Angkat Bicara
Konferensi Pers Lapas Kelas IIA Kotabumi Terkait Klarifikasi Adanya Berita Hoaks
Kerap Terjadi Pemadaman Listrik di Bulan Ramadhan, Ketua IWO Inhil Sampaikan Aspirasi Masyarakat
Warga Keluhkan Dugaan Pungli di Jalinsum Desa Ulak Rengas Menimbulkan Kemacetan
Bikin Geger, Ular Sepanjang 5 Meter Muncul di Pemukiman Warga Kampar
13 Gajah Sumatra Mengamuk di Mes PT Rara Abadi Siak, Lima Rumah Karyawan Hancur
Gara-Gara Antrean BBM, Pria Ditusuk di SPBU Kubang, Pelaku Diburu Polisi
Tanah Longsor di Kuala Enok Merusak 7 Unit Rumah Warga
Dinding Beton Situ Pacing Butuh Perhatian Pemkab Bekasi