Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Umar Ahmad buka Diklat garda fatayat lampung di tubaba
BUALBUAL.COM|Tulang Bawang Barat - Bupati Bawang Barat Umar Ahmad membuka secara langsung acara Diklat Terpadu Dasar Garda Fatayat (Garfa) Lampung di Aula Islamic Center Tubaba, Jumat (19/11/2021)
Dalam sambutannya Bupati Ragem Sai Mangi Wawai ini mengapresiasi kegiatan pendidikan untuk Garfa Lampung dan merasa bangga kabupaten yang dipimpin nya menjadi tempat digelarnya acara.
“Ini merupakan ladang ibadah kita untuk berkarya bagi nusa dan bangsa, kami bangga juga bersyukur Diklat di gelar di sini, ini adalah salah satu proses peningkatan kapasitas kader dan ini juga pastinya merupakan pondasi yg kuat, selamat datang di Tubaba,” katanya.
Sebagai kader Nahdlatul Ulama sambung Bupati muda berbakat itu, haruslah menjadi motor penggerak di semua sektor Indonesia dan jadilah pembeda bahwa kalian adalah Fatayat.
Tanam kan kesederhanaan karena ini adalah proses menuju masa depan, sebagai kader Fatayat jadilah pembeda dalam kebaikan seperti contoh nya bisa masak, rumah rapih atau rumah berwarna hijau, saya percaya kader NU (Fatayat,red) akan terus menjadi motor penggerak di Indonesia dan teruslah berkarya karena kalian adalah perempuan hebat dan dengan kesetaraan akan kita bawa tradisi ke masa depan,” harapnya.
Di tempat yang sama, Ketua PW Fatayat Lampung Wirdayati mengatakan bahwa menggelar Diklat Terpadu Dasar ini merupakan perdana setelah disahkan pada 25 Oktober 2019 oleh PP Fatayat.
“Terimakasih buat Pak Bupati Tubaba atas suport nya yang besar kepada kami, Garfa adalah wadah perempuan NU, Garfa ini adalah Badan Otonom (Banon,red) NU seperti Banser, Garfa juga memiliki 3 divisi, satu Divisi Protokoler, dua Divisi Rescue dan yang ketiga Divisi Fatayat Tanggap Bencana (Fatgana), Diklat perdana ini berlangsung 3 hari dari 19-21 November 2021 dengan dua tempat, Islamic Center dan Pondok Pesantren (PONPES,red) Hidayatul Mubtadin,” urainya.
Untuk usia di Garfa lanjut komisioner KPID Lampung ini dari 25 tahun sampai dengan 45 tahun dan siap mengabdikan diri nya untuk sosial kemasyarakatan.
“Garfa ini di bawah naungan bidang Sosial kemasyarakatan dalam Fatayat, harapan kami dengan pendidikan ini Garfa dapat bersama yang lain bekerja sama dengan sejenisnya dan tanggap di masyarakat, dan kami mohon arahannya,” pungkasnya.
Usai pembukaan Diklat Terpadu Bupati Umar Ahmad menjadi Tour Guide di acara City Tour Panitia, berkeliling objek wisata Tubaba dan menceritakan sejarah mengapa tempat-tempat tersebut mempunyai nama berbeda-beda. Tempat pertama yang dikunjungi adalah Uluan Nughik, Rumah Baduy, Tugu Rato Nago Besanding, Patung 4 Marga dan Seribu Batu.
(Adventorial)

Berita Lainnya
Perluas Riau Serahkan Piagam Penghargaan Hasil Karya Sastra Kepada Gubri
HUT TNI ke-76, Kodim 0314 Inhil Bekerjasama dengan PMI Gelar Donor Darah
Tahun Ini, Inhil dapat Jatah Bantuan Replanting 500 Hektare Kelapa, Disbun Riau: 150 Hektare Sudah Verifikasi
Fasilitatior DMIJ Plus Terintegrasi Dampingi DPMD Inhil Sosialisasi Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan Desa ke Pemdes dan BPD Se-Kecamatan Sungai Batang
Kunjungi Wilayah Utara, Wabup Inhil Shalat Zuhur di Pulau Burung dan Ashar di Kateman
Kunker ke Kepulauan Meranti, Wagubri Kilas Balik Perjuangan Ulama, Santri dan Pemuda Pancasila
Bupati Inhil Undi Pemenang Gebyar Pekan Vaksin Covid-19 Berhadiah Utama 2 Unit Sepeda Motor
Peluang Besar, Gubri : Jaringan Tol Laut di Meranti dan Bengkalis Disetujui Pusat
HM Wardan Jadi Narasumber Webinar Tentang Perkelapaan yang Ditaja IPB
MCC Amerika Serikat dan Bappenas Akan Kunjungi Pemprov Riau, Ini Agendanya
Pemprov Riau Kembali Raih Opini WTP dari BRK 10 Kali Berturut-turut
Pemkab Inhil Gelar Rapat Percepatan Vaksinasi Bagi Lansia