Seram, Lampu Motto Kotabumi BETTAH Mati, Warga Luar Kota Sangat Menyayangkan
BUALBUAL.com - Tugu Payan Mas yang eksotis di waktu malam, salah satu icon Kotabumi memanfaatkan hari libur untuk berwisata bersama keluarga adalah momen yang paling indah pada malam Minggu.
Tugu Payan Mas menjadi salah destinasi wisata Lampung Utara yang banyak dikunjungi Saat malam. lokasi ini ramai sekali dengan jajanan khas Kotabumi.
Tempat ini menyediakan wifi gratis sehingga pengunjung dapat menggunakannya berjam-jam tanpa dipungut biaya. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga terus membenahi fasilitas pendukung lainnya di sekitar tugu ini.
Pada taman ini juga terdapat aksara besar bertuliskan motto Kotabumi yakni “KOTABUMI BETTAH” Kata BETTAH merupakan singkatan dari kata Bersih, Elok, Tentram, Taqwa, Aman, Hidup.
"Salah satu warga Bandung Jawa Barat yang sedang liburan ke tempat sahabatnya di Kotabumi mengatakan, sebut saja Silvi, sangat disesalkan malam Minggu ini warga Kotabumi yang berkunjung di tugu Payan mas sangat ramai banyak beraneka macam jajanan di sebrang jalan sana," katanya, Sabtu (15/01/2022).
Silvi juga menyayangkan dengan adanya lampu yang menjadi dasar motto Kotabumi BETTAH mati sebagian, yang mengakibatkan pengunjung mengeluh yang ingin selfy.
Tidak hanya lampu yang padam di tulisan motto Kotabumi BETTAH, kurang nya penerangan di taman sehingga terlihat seram. Ungkapnya wanita asal kota kembang.
Berharap pemerintah dan dinas terkait dapat lebih perhatian pada penataan kota yang menjadi kelayakan tempat warga lampung Utara berkunjung dimalam hari bersama keluarga.

Berita Lainnya
Warga Kelurahan Kelapa Tujuh, Lampura Dianiaya Sekelompok Pemuda Usai Nonton Kuda Lumping
Akibat Covid-19, Satu Narapidana Kasus Korupsi di Lapas Pekanbaru Meninggal Dunia
Polsek Kuindra Giat Berikan Sosialisasi dan Himbauan Pemilu Damai Kepada Masyarakat Sapat
Baleho DLH Tanjungpinang Berisi Kalimat Sumpah Serapah, Begini Pandangan Tokoh Agama dan Sosiolog
Potongan Video Diduga Perlihatkan Hubungan Dekat Pelaku dan Korban, Begini Respons Presma UIN Suska
Rekomendasikan Tutup Dua Tambang Pasir di Lingga, Abdul Wahid: Ini Kerja Setan
Pemuda di Inhil Ditemukan Gantung Diri, Motif Diduga Permasalahan Keluarga
Insular Peatland Ecotourism of Inhil South Riau, Ekowisata Rawa Gambut dalam Hutan Mangrove yang Menantang di Pulau Cawan
Ajoi Lampung Somasi Ian Kasela dan Band Radja Terkait Hak Cipta Lagu Cinderella
Ini Tanggapan Koordinator PKH Kabupaten Lampura Terkait Adanya Potongan Terhadap KPM
Kades Tanah Merah, Inhil Berikan Klarifikasi Terkait Insentif dan Tanggul Manual
Media Gerbang Sumatra88 dan Pihak SMA 1 Abung Barat Laporkan Wartawan Abal abal Ambil Pungutan Liar