FKPPI Lampura Silahturahmi di Kediaman Tokoh Adat Lampung Pepadun Kotabumi Tigo Gedung
BUALBUAL.com - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan Keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara Anjangsana ke Keraton Ratu Dipuncak atau kediaman A. Akuan Abung, SE gelar Nadikyang Pun Minak Yang Abung selaku Badan Perwatin Lampung Pepadun Kutabumi Tigo Gandung.
Selain itu, Anjang sana ini guna mempererat hubungan silaturahmi antara kakak dan adik yang dihiasi dengan bincang santai sambil minum kopi bersama. Anjang sana tersebut berlangsung dirumah kediaman A. Akuan Abung, SE, jalan Suttan Selibar Jagat Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara, Kamis (10/3/2022).
Dalam kesempatan itu Ketua FKPPI Rayon khusus wilayah Kimal Kecamatan Kotabumi Utara, Gamaludin Spd MM, mengungkapkan, Giat hari ini dalam rangka Silahturahmi dikediaman A.Akuan Abung Tokoh adat Lappung Pepadun Tigo Gandung guna menciptakan sinergitas kebersamaan antara kakak dan adik.
"Dirinya merasa terharu sekali karena kehadirannya di Lampung Utara sudah dianggap orang Lampung walaupun Lampung baru dan Lampung Lama Itu tidak ada yang namanya perbedaan kira kira begitu," ungkap Gamaludin.
Lebih lanjut sambung Gamaludin, FKPPI Lampung Utara Wabil Khusus Wilayah Kecamatan Kotabumi Utara siap membangun Sinergitas dengan Pemerintah Daerah untuk kemajuan Kabupaten Lampung Utara yang kita cintai ini, dan FKPPI siap ikut andil didalamnya demi kemajuan Lampung Utara kearah yang lebih baik.
"Sembari berpesan kepada para Anggota FKPPI agar bisa menjaga nama baik FKPPI dan juga keluarga besar yang ada di Kabupaten Lampung Utara, dan sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaganya dari hal apapun dan Anggota FKPPI harus tetap mempunyai spirit dan motivasi yang tinggi pastinya," pungkas Ketua FKPPI Rayon Khusus Wilayah Kimal.
Sementara itu, menyikapi adanya bahasa yang beredar terkait Lampung baru dan Lampung lama, A.Akuan Abung menjelaskan, kaum adat Lampung tidak pernah yang namanya membeda - bedakan siapa pun itu baik orang pribumi maupun pendatang, karena pendatang adalah bagian dari orang lampung, jadi tidak ada yang namanya perbedaan antara pendatang dan pribumi karena kita adalah satu" Sang Bumi Rua Jurai".
"Karena di Lampung Utara ini ada Lampung Pepadun dan Lappung Sai batin, kami yang ada di Lappung Pepadun yang sudah cukup lama namanya Lampung Lama begitu juga sebaliknya," tambahnya.
"Jadi tidak perlu lagi ada pembahasan terkait Lampung lama dan Lampung baru semuanya sama dan kita adalah satu yakni orang Lampung. marilah kita bersatu dan tidak ada yang namanya perpecahan mari bersatu untuk Kemajuan Kabupaten Lampung Utara kearah yang lebih baik," pungkasnya.

Berita Lainnya
Sempena Hari Mangrove se-Dunia, Inisiatif dari Kampung, Akselerasi Rehabilitasi Mangrove
Datuok Bandaro Mudo Menghadiri Tradisi Maaghak Suwek Menjelang Panen Padi
Ribuan Masyarakat Duri, Tengok Acara Julang Bermasa 2022
Banyak yang Belum Tahu, Begini Hukum Satu Sapi untuk Tujuh Orang saat Berqurban
Kabar Gembira! Pekanbaru Job Fair 2026 Dibuka Juni, Puluhan Perusahaan Siap Cari Karyawan
Julius Resmi Pimpin LBH Kutub Lampung Timur, Siap Perjuangkan Masyarakat Prasejahtera
Bupati Tanah Datar, Kunjungi Warganya Di Duri Bengkalis
Lembaga Tepak Sirih Gandeng DKD Rohil Gelar Workshop Tari Tradisional
Perhutani Terima Kunjungan Silahturahmi Perkumpulan GNI-Berbangsa Purwakarta
Segera Tinggalkan! 7 Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Kerap Dilakukan Mulai dari Kesehatan hingga Hubungan Sosial
Pijar Melayu dan IG Kuansing Bacarito 'Berpijar' Tentang Warisan Budaya Kuantan Sebagai Tamadun Melayu Tua
Rahmat Pantun Akan Luncurkan Buku 'Anak Burung Meraih Mimpi'