Setelah Penyengat, Cen Minta Pemerintah Pusat Tata Situs Budaya Istana Raja Daik - Lingga
BUALBUAL.com - Setelah getol mendesak pemerintah pusat untuk penataan Pulau Penyengat pada tahun lalu, kini, Cen Sui Lan Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Golkar Dapil Kepri ingin menata situs budaya Istana Raja di Daik, Kabupaten Lingga. Cen Sui Lan menginginkan, agar Kementerian PUPR menganggarkan untuk penataan Istana Raja di Daik-Lingga, pada tahun 2023 mendatang.
Upaya Cen Sui Lan terhadap penataan Istana Raja di Daik-Lingga ini disampaikan, pada saat rapat dengar pendapat Komisi V DPR RI dengan Eselon I Kementerian PUPR, pekan lalu.
"Dalam rapat dengar Komisi V DPR RI dengan Eselon I itu, kita sudah sampaikan program penataan situs budaya Istana Raja di Lingga itu,” kata Cen Sui Lan saat memberikan persnya, Kamis (30/6/2022).
Dalam rapat dengar pendapat Komisi V DPR RI tersebut, Cen Sui Lain mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPIW Kementerian PUPR. Karena Pulau Penyengat sudah dalam tahapan penataan, dan sudah mulai pengerjaan.
“Selain penataan Pulau Penyengat, mengenai program yang harus disesuaikan tentang Daerah Ekstrem, juga ada lanjutannya. Program daerah ekstrem ini, sudah ada SK-nya. Tapi, ini tolong dilanjutkan terus, sampai terealisasi,” ucap Cen Sui Lan.
Kemudian, dalam pertemuan tersebut Cen Sui Lan mengusulkan program baru. Dijelaskannya, di Kabupaten Lingga, perlu dilakukan penataan Istana Raja. Istana di Daik-Lingga itu merupakan peninggalan bersejarah, yang harus dijaga.
“Karena itu, program penataan istana itu tolong dimasukkan ke dalam anggaran tahun 2023. Kegiatan penataan Istana Raja di Lingga ini, agar dijadikan prioritas. Nah, untuk Kementerian PUPR melalui BPIW, tolong disurvei dan dilaksanakan penataannya,” pinta Cen Sui Lan.
Di istana Daik Lingga, banyak peninggalan bersejarah seperti makam-makam raja, dan artepak lainnya. Ini perlu penanganan. Justru itu, harus menjadi perhatian Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Kemudian, program pembangunan krematorium di Batam, tolong difollow-up lagi. Selain itu, de depan, kita juga akan mengajukan bantuan beasiswa untuk dunia pendidikan anak-anak daerah,” demikian ucap Cen Sui Lan menambahkan.

Berita Lainnya
Wujudkan Swasembada Beras, Pj Bupati Herman Launching Optimalisasi Lahan Kodim 0314/Inhil
Gubernur dan Wagub Kepri Ikuti Detik-detik Proklamasi dari Istana Negara
Gubri Syamsuar Ajukan Tambahan Calon Penerima Kartu Pra Kerja
Rezita Serahkan Fasilitas Pemerintahan Selama Masa Cuti
Ketua KPK: Kelahiran Pancasila Sebagai Falsafah Negara Membentuk Kepribadian Bangsa
Gubernur Ansar Buka Kejuaraan Panahan Antar Pelajar
Dansatgassus Penanganan Pemulangan PMI, Tiba ke Indonesia Langsung Tes Swab Antigen
Dijembatani Oleh Konjen RI di Turki, Gubernur Ansar Diterima Chairman Grand Prix F1 Turki, Vular Ak
Bupati Kasmarni Buka Kegiatan Edukasi Keuangan dan Business Macthing bagi Pelaku UMKM Kabupaten Bengkalis
HM Sumardany Zirnata: IKSIKS Harus Jadi Wadah Silaturahmi dan Persatuan
Razia Asusila Meluas, Satpol PP Pekanbaru Sasar Bioskop Mini dan Kos-kosan
Pekanbaru Zona Merah Covid-19, Gubri Minta Mahasiswa di Kota Pekanbaru Dipulangkan