Bahas LLDikti XVII, Gubri Syamsuar Menyambangi Menko PMK
JAKARTA (BUALBUAL.com) - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melakukan pertemuan bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dalam rangka bersilahturahmi sekaligus membahas rencana persiapan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah XVII Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau.
Untuk diketahui, LLDikti merupakan lembaga layanan pendidikan tinggi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dalam melakukan pengelolaan terhadap penyelenggaraan mutu Perguruan Tinggi Swasta.
Berdasarkan Permendikbud Nomor 34 Tahun 2020 tentang LLDIKTI, tugas LLDIKTI untuk melaksanakan fasilitasi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Melalui pertemuan tersebut, Gubri Syamsuar menyampaikan usulan pendirian LLDikti XVII Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau sebagai pemekaran LLDikti wilayah X yang mencakup Sumatera Barat, Jambi, Riau dan Kepulauan Riau.
Hal ini berdasarkan pertimbangan usulan pendirian LLDikti wilayah XVII atas dasar faktor geografis, sosial, ekonomi dan jumlah perguruan tinggi yang dilayani LLDikti wilayah X cukup luas.
"Cakupan LLDikti wilayah cukup luas. Untuk
Provinsi Riau sendiri telah memiliki lebih dari 100 perguruan tinggi ditambah lagi dengan yang ada di Kepulauan Riau," katanya.
Gubri menyebutkan, usulan pendirian juga bertujuan untuk meningkatkan efektivitas fungsi pengawasan, pengendalian dan pembinaan terhadap perguruan tinggi terutama perguruan tinggi swasta.
Mantan Bupati Siak dua periode ini mengungkapkan, sebagai bentuk komitmen pemprov, telah menyiapkan kantor sementara dan menyediakan tanah untuk pembangunan kantor.
Selanjutnya, pendirian LLDikti ini telah mendapatkan dukungan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) RI, dimana Mendikbud juga telah menyurati Menpan RB untuk menyetujui dan mengakomodasi pembentukan LLDikti dan mengajukan naskah akademik usulan pendirian LLDikti wilayah XVII.
Pada kesempatan tersebut juga, Syamsuar mengungkapkan pengajuan terhadap almarhum. Mahmud Marzuki sebagai Pahlawan Nasional dari Provinsi Riau.
"Jasa almarhum Mahmud Marzuki yang luar biasa dan semangat kepahlawanan dalam perjuangan melawan penjajah serta jiwa nasionalisme yang kuat," ujarnya.
Menurutnya, sudah ada hasil sidang dari Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Riau yang menyimpulkan bahwa alm. Mahmud Marzuki memenuhi syarat dan telah ditetapkan sebagai calon pahlawan nasional Provinsi Riau.
Menanggapi hal tersebut, Menko PMK RI, Muhadjir Effendy meminta Gubri Syamsuar untuk menyiapkan dokumen - dokumen pendukung serta melakukan seminar nasional di Jakarta.
"Silahkan disiapkan dan dilengkapi dokumen pendukung setelah melakukan seminar nasional, usulan tersebut akan kita dipelajari, baru nanti disepakati bersama," tutur Menko PMK RI ini.

Berita Lainnya
Camat Sungai Lala Lantik Penjabat Kades Kuala Lala
Petani Siak Terancam Gagal Panen, Bupati Usulkan Waduk sebagai Solusi Jangka Panjang
Honorer Tamatan SMA di Pemkab Meranti tak Jadi Diberhentikan, Gaji Dikurangi Jadi Rp600 Ribu
Diskominfo Kepri Gelar Rapat Persiapan Rakornas KPI dan HASIARNAS 2023
Antisipasi Balap Liar, Saban Hari Polsek Mandau Gelar Patroli Subuh
Gubri Hadiri Baksos Gerakan 1000 Kantong Darah Ramadan
Hari Ini Pemprov Bersama BPN, PUPR dan HK Sosialisasi Pembebasan Lahan Tol Rengat-Jambi
Pemko Pekanbaru segera Inventarisir Kerugian Kebakaran Pasar Cik Puan Kota Pekanbaru
Pemkab Lampura Prioritaskan Vaksin Sinovac Tahap Pertama untuk Nakes
TP PKK Mandau Buat Terobosan Urban Falming, Camat Mandau Sport Penuh
Wapres Ma'ruf Amin Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di RSKGM FKG UI Salemba
Selama Pandemi, Menag RI Minta Takbir Keliling Hingga Tarawih di Masjid Ditiadakan