Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Galery
Kampanye Germas di Pulau Kijang, Maria Hairani, SKM Ingatkan Germas Dapat Menurunkan Faktor Resiko Penyakit
BUALBUAL.com - Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir bersama Puskesmas Pulau Kijang melakukan penggerakan lintas sektor, tokoh masyarakat, tokoh agama serta kader posyandu yang ada di wilayah kecamatan Reteh dengan menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk dukungan penerapan dan pembudayaan Germas di Tatanan.

"Dilaksanakannya kegiatan penggerakan Germas ini adalah untuk memperoleh komitmen bersama serta dukungan dari lintas sektor terkait dalam penerapan dan pembudayaan Germas di tatanan mulai dari tatanan rumah tangga, pendidikan, tempat kerja, tempat umum, dan fasilitas pelayanan kesehatan," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Rahmi Indrasuri, SKM, MKL, melalui Sub Koordinator Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Maria Hairani, SKM.

Lanjut Maria, Germas itu sendiri bertujuan agar masyarakat berperilaku sehat sehingga berdampak pada kesehatan terjaga dan terhindar dari penyakit, baik penyakit menular maupun penyakit tidak menular, tidak hanya itu meningkatkan produktifitas, menjaga lingkungan tetap bersih, serta menurunkan beban biaya kesehatan akibat penyakit.

Lanjutnya, kegiatan Germas yang dapat menurunkan faktor resiko Penyakit antara lain:

1. rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari seperti melakukan peregangan, senam, berjalan kaki, menyapu dll
2. mengonsumsi gizi seimbang perbanyak buah dan sayur
3. tidak merokok, termasuk juga menghindari paparan asap rokok
4. tidak mengonsumsi alkohol
5.Memeriksa kesehatan secara rutin antara lain cek Berat Badan, Tinggi Badan dan IMT(resiko obesitas), Lingkar Perut (resiko obesitas central), cek tensi(resiko hipertensi), cek kolesterol(resiko jantung), cek gula darah (resiko diabetes), cek pendengaran dan penglihatan, cek arus puncak aspirasi, untuk perempuan yg berusia 30-50 tahun yang sudah menikah melakukan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara
6. Membersihkan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan peralatan sekali pakai untuk mengurangi sampah, mendaur ular barang bekas
7. Menggunakan jamban sehat atau tidak BAB sembarangan. Diharapkan seluruh masyarakat tahu, mau dan mampu menerapkan Persiku sehat dan menjadikan Germas sebagai budaya untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.(Galery)

Berita Lainnya
Pemkab Inhil 'HM Wardan' Gelar Pisah Sambut Kejari dan Ketua PA Tembilahan
Keren! Tak Perlu ke Dinsos, Cukup dengan Siperjake Daftar BPJS PBI
Bupati Inhil HM Wardan Pimpin Rakoor Pengawasan Aliran Keagamaan di Masyarakat
Bupati HM Wardan dan Wabup h Syamsuddin Uti Inhil Ucapkan Selamat Atas Dilantiknya Erwin Dimas Sebagai Staf Ahli di Kementrian PPN Bappenas RI
Bupati Inhil Mengikuti Rakornas Kebijakan Toponimi dan Batas Daerah Tahun 2022
Dinsos Inhil Salurkan Bantuan untuk Penerima Manfaat Kesehatan Sosial, ODHA, Disabilitas dan Terlantar
Dinsos Inhil Salurkan Bantuan Kepada Penderita Paru dan Jantung
Bupati Inhil HM Wardan Inginkan LAD Desa di Inhil Jadi Percontohan Diprovinsi Riau
Plt Bupati Bintan Sampaikan Rancangan KUA PPAS Perubahan 2022
DPRD Rohul Gelar Paripurna Penyampaian Hasil Reses Masa Sidang ke II Tahun 2021
Dipimpin Sekda, Kadisos Inhil Hadir Rapat Laporan Fisik dan Keuangan Pemkab Inhil Serta Realisasi Progres Percepatan Penyelenggaraan E-Katalog dan Pemanfaatan Toko Daring
Sekda Inhil Said Syarifuddin Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI