Lintas Pemuda Ajak Polda Riau Tangkap Mafia Lahan Inisial AW di Kecamatan Kubu dan Palika
BUALBUAL.com - Terkait banyaknya kasus penyerobotan lahan dan pembabatan hutan secara liar di wilayah Provinsi Riau, hal ini menjadikan dikelilingi segudang mafia lahan yang berasal dari luar Riau. Kali ini, hal pembabatan hutan secara liar yang dijadikan lahan perkebunan sawit marak terjadi di Rokan Hilir Khususnya di Kecamatan Kubu dan Pasir Limau Kapas.
Minggu, (12/2/2023)
Lintas Pemuda mengutuk keras hal ini terjadi, pembabatan hutan produksi yang dapat dikonversi secara liar bertahun-tahun oleh Sdr. (AW) diwilayah Kubu dan Pasir Limau Kapas lepas dari pengawasan aparat penegak hukum. Baru ini terjadi di wilayah Kepenghuluan Teluk Piyai Kecamatan Kubu dan Kepenghuluan Pasir Limau Kapas dan sungai Daun kecamatan Pasir Limau Kapas.
"Telah berlangsung lama hal ini terjadi, kami dipalika ini semacam budak yang mudah ditindas. Tidak sedikit hutan mangrove yang berada di kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi digarap mafia lahan ini, itu sudah tidak bisa kami ungkapkan lagi dengan kata-kata. Kata Wais Al Qurni Bagian dari lintas Pemuda
Hal senada juga disampaikan lintas Pemuda Kubu, ia mengatakan bahwa penggarapan kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi secara liar telah berlangsung lama oleh Sdr. (AW) di Kepenghuluan Teluk Piyai mengarah ke laut. Ulah mafia lahan membuat pejabat setempat tidak berkutik dan terus menerus terjadi penggarapan lahan yang diduga dijadikan kebun sawit.
"Penggarapan lahan di Kepenghuluan Teluk Piyai sudah berlangsung lama, bahkan sudah ada sawit yang ditanam. Satupun pejabat tidak ada berkutik, ini terus menerus terjadi. Sampai saat ini sudah ada ditanami sawit.
Kedua tokoh lintas Pemuda ini berharap besar ke Satuan Polisi Daerah Riau untuk mengusut tuntas permasalahan yang terjadi didua kecamatan tersebut. Pihaknya menginginkan Polda Riau untuk membumihanguskan kejahatan penggarapan hutan secara liar yang dilakukan oleh mafia lahan selama bertahun-tahun.
"Kami minta Polda Riau bertindak, mengusut tuntas Masalah ini. Tangkap dan bumi hanguskan mafia lahan yang selama ini menjajah hutan Kami selama bertahun-tahun". Pungkas mereka
Rahmad Zainuri

Berita Lainnya
Terkait Ambruknya Pasar KUD, Bunda Weni Minta Pedagang Direlokasi ke Pasar Potong Lembu
Diduga Salip Truk dari Kiri, Pengendara Beat Tewas Terlindas Truk Tangki di Pekanbaru
142 Kebakaran Terjadi di Pekanbaru, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Dominan
Insular Peatland Ecotourism of Inhil South Riau, Ekowisata Rawa Gambut dalam Hutan Mangrove yang Menantang di Pulau Cawan
Pisau Pelaku Langsung Bengkok Usai Menikam Imam Masjid Alfalah Pekanbaru
Berikut Catatan Peristiwa Dunia Hari Ini Tanggal 10 Juni
Kuasa Hukum Sukardi Angkat Bicara Terkait PT Sun Resort
Bengkel Las Bubut Apun Guntung Kateman Hangus Terbakar
Kios Ban Bekas Terbakar di Marpoyan Pekanbaru, Kerugian Mencapai Puluhan Juta
Akibat Banjir, PT KAI Batalkan Perjalanan Kereta Api Jurusan Bandung - Jakarta
Janji Bela Petani Berujung Pengkhianatan, Rp15 Juta Raib
Tanggul Citarum di Desa Sumberurip Kembali Amblas, BBWS Lambat Merespon