Surati Kemendikbud, Gubernur Ingin Hasil Seleksi PPPK Guru di Riau sesuai Formasi Awal
BUALBUAL.com - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, telah mengirimkan surat ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI untuk mengeluhkan tentang peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) fungsional tenaga guru di lingkungan Pemprov Riau pada tahun 2022.
"Iya, Pak Gubernur sudah mengirim surat ke Kemendikbud Ristek terkait keluhan peserta PPPK fungsional tenaga guru di Riau terhadap hasil seleksi," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, Kamis (30/3/2023).
Ikhwan mengatakan, surat tersebut menindaklanjuti keluhan para guru di kabupaten kota se-Riau, baik yang tak lulus maupun lulus PPPK tahun 2022.
"Pak Gubernur tidak menginginkan adanya masalah pasca seleksi PPPK fungsional tenaga guru. Karena beliau mendapat banyak keluhan terkait persoalan seleksi PPPK tenaga guru, baik itu yang disampaikan melalui kami, Dinas Pendidikan maupun secara langsung," terangnya.
Ikhwan menyampaikan, dalam surat tersebut disampaikan juga beberapa keluhan peserta PPPK tenaga guru.
Diantaranya peserta yang lulus tidak sesuai dengan formasi awal. Kemudian ada juga guru yang sudah mengajar belasan tahun tidak lulus, sedangkan guru yang baru mengajar dua tahun lulus.
"Inti surat Pak Gubernur itu ingin penempatan dan penerimaan guru PPPK sesuai formasi awal. Makanya segala permasalahan yang muncul, diharapkan solusinya sesuai aturan yang berlaku," tukasnya. Amin
Sebelumnya Kemendikbud Ristek telah mengumumkan hasil seleksi PPPK fungsional guru di Riau pada 9 Maret 2023 lalu. Kemudian dibuka masa sanggah selama tiga hari terhitung sejak hasil seleksi diumumkan 10-12 Maret 2023.
Kemudian masa jawab sanggah peserta PPPK fungsional guru oleh Kemendikbud Ristek terakhir 20 Maret 2023. Hanya saja sampai saat ini Pemerintah Provinsi Riau belum mendapat hasil jawab sanggah dari Kemendikbud Ristek.
Sebagai pengetahuan, tahun 2022 Pemprov Riau membuka penerimaan tenaga PPPK fungsional guru sebanyak 7.297 orang. Namun dari kuota 7.297 orang tersebut, berapa orang yang lulus PPPK fungsional tenaga guru belum diketahui.[Adv]**

Berita Lainnya
Soal Penolakan Pengungsi Rohingya, MPR: Pemerintah Harus Prioritaskan Warga Lokal
Pastika Tanjungpinang Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi ASN dan Warga Binaan
Pengukuhan LAMR Inhil Kec Mandah, Bupati HM Warda Pinta Pertahankan Ciri Khas Budaya Melayu
Bupati H. Sukiman Sebut Potang Bolimau Tradisi Budaya yang Harus di Lestarikan
Bupati Serahkan 2.593 Sertifikat untuk Masyarakat dari Program Tora dan Lintor BPN Rohul
Gubernur Ansar Sebut HKTI Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Kepri
Gubernur Ansar Ajak Sukseskan Program Moderasi Beragama
Kantah Inhu tanam pohon di RTH di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Ketua DPRD Inhil Hadiri Buka Bersama Pemkab Inhil KKIH - Jakarta
Keren!Bupati Kasmarni Raih Penghargaan IIWA 2023
Pesan Roby Saat Penyerahan BKS Pakaian dan Sembako Bagi 1.070 PKM
Dinsos Inhil Lamban Dalam Pendataan Masyarakat Penerima Bantuan atas Dampak Covid-19