Sebanyak 21 PMI dari Malaysia, Tanpa Dokumen balik ke Indonesia Diamankan Polisi di Pulau Rupat
BualBual.Com - Tim Reskrim Polres Bengkalis, Polsek Rupat berhasil gagalkan tindak pidana Keimigrasian.
Ekal (30) mengaku Tekong bersama 21 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) tanpa dokumen dari Malaysia ke Indonesia ditangkap Tim Reskrim.
Tekong dan yang lainnya diamankan di sebuah rumah yang tidak jauh dari Pantai Makeruh di Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kamis, (06/04/23 ) sekira jam 3 subuh.
Kapolres Bengkalis AKBP Bimo Setyo Anggoro melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Reza yang didampingi Kanit Tipidter IPTU Dodi Ripo dan Kapolsek Rupat IPTU Siswoyo kepada media pada Kamis (6/4/2023) sekitar jam 11 malam.
Bahwa, pada hari Kamis tanggal 06 April 2023 sekira Pukul 03.00 Wib telah diamankan 1 (Satu) orang laki-laki yang merupakan tekong / nahkoda speed boat beserta 21 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diduga melakukan Tindak Pidana Keimigrasian dan atau tindak pidana perdagangan orang.
Tersangka telah melanggar pasal 120 Undang Undang No 6 tahun 2011 tentang keimigrasian Jo pasal 2 ayat 1, pasal 3 UU No 21 tahun 2007 ttg pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.
Dipaparkan Kasat Reskrim M.Reza, pada hari rabu tanggal 05 april 2023 sekira jam 23.00 Wib, Tim Opsnal Polsek Rupat mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di Pantai Makeruh sering dijadikan tempat turun nya para pekerja Migran indonesia yang akan pulang dari malaysia ke indonesia dan kegiatan tersebut biasanya dilakukan di subuh hari.
Setelah menerima informasi tersebut atas perintah dari Kapolsek Rupat Iptu Siswoyo, SH, Tim Opsnal melakukan penyelidikan dan berangkat menuju pantai Makeruh Kec Rupat.
Pada hari kamis tanggal 06 april 2023 sekira pukul 02.00 wib, tim opsnal tiba di sekitar lokasi dan mendapat informasi tentang ciri ciri tekong bot dan informasi bahwa penumpang yang merupakan PMI dari Malaysia sudah turun dari bot dan berjalan dari pantai menuju bibir pantai dikarenakan kondisi air surut.
Selanjutnya tim opsnal mendekati lokasi para PMI tersebut dan saat itu terlihat speed boat yg ditumpangi para PMI memasuki anak sungai yg tidak jauh dari lokasi PMI diturunkan. Lebih kurang sekitar pukul 03.00 wib, tekong bot sesuai dengan ciri ciri yang didapat dari informasi masyarakat terlihat sudah berada di antara PMI yang sudah berkumpul di dekat sebuah rumah, sementara dua orang ABK msh menunggu di dalam speed boat.
Selanjutnya tim melakukan penangkapan terhadap tekong speed boat yang mengaku bernama EKAL, kemudian pelaku diinterogasi dan mengaku baru saja membawa masuk PMI dari malaysia ke indonesia sebanyak 21 org.
Adapun rincian asal PMI tsb adalah dari Sumbar 5 orang, Bengkulu 3 orang, Sumut 3 orang, Jabar 3 orang, Jatim 2 orang, dan Aceh 1 orang. Dari 5 orang asal Sumbar, 3 orang diantaranya adalah anak di bawah umur.
Setelah itu dilakukan pengejaran terhadap ABK kapal yang masih stand by di boat, namun sebelum tim tiba di boat, ABK kapal yang berjumlah dua org langsung melarikan diri ke arah hutan bakau yang berada di samping anak sungai.
"Selanjutnya tim membawa pelaku beserta PMI dan barang bukti speed boat ke polsek rupat dan koordinasi ke Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Bengkalis untuk penanganan dan penyidikannya," ungkap Kasat Reskrim M.Reza.

Berita Lainnya
Sumardany Tegaskan Kritik Demokrat atas LKPJ 2024 Bukan Sekadar Formalitas
Syamsuar Live di TVRI Nasional Bahas Penanganan Covid-19 di Riau
Bupati H. Herman Hadiri Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi untuk Tekan Angka Zero Dose di Inhil
Sapi Kurban Presiden RI Disembelih di Keritang, Bupati Herman: Iduladha Momentum Kebersamaan
Sepekan Nihil Kasus Positif Covid-19, Alhamdulillah Pekanbaru Masuk Zona Kuning
Gubernur Ansar Sambut Rombongan Confernas FKUB
Camat Bunut Hadiri Konsultasi Publik Persiapan Pengadaan Tanah Pembangunan Ruas Jalan Tol Pekanbaru - Rengat II
Dengarkan Arahan Presiden RI, Gubri Harapkan Kabupaten/Kota Harus Hati-hati Tetapkan "New Normal"
Hotspot di Riau Turun Jadi 62 Titik, BMKG Peringatkan Hujan Lebat Malam Ini
Ansar Ahmad Ditetapkan Sebagai Tokoh Inspirasi Kemerdekaan Pers Nasional
Ikan yang Ditangkap di Kepri, Transaksinya Harus di Kepri
Tiga Kades di Kuantan Tengah Resmi Dilantik, Camat Eka Putra: Layani Masyarakat dengan Sepenuh Hati