Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Babinsa Tanjung Raja Hadiri Musyawarah Rembuk Stunding Desa Sinar Mulya
BUALBUAL.com - Pemerintah Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja gelar kegiatan musyawarah desa rembuk stunting, di aula desa setempat, Kamis (20/7/2023).
Agenda rembuk tersebut, lebih untuk menekankan upaya memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan penanganan stunting yang terjadi di wilayah desa.
Acara yang dihadiri, Camat Tanjung Raja, Martutiyana, Kades terpilih, Sulki, Babinsa 412-10/Tanjung Raja, Peltu Abriyanto, Perwakilan Puskesmas Tanjung Raja, Dila dan seluruh jajaran perangkat desa setempat.
Dalam kegiatan tersebut, anggota Koramil 412-10/TJR, Peltu, Abriyanto, berharap dengan adanya komitmen bersama di agenda musyawarah desa rembuk stunting. Maka upaya penanganan stunting di wilayah dapat berjalan lebih optimal.
"Dengan kerjasama yang terjalin dengan semua pihak, diharapkan penanganan stunting di Desa Sinar Mulya, akan lebih cepat dapat tertangani," kata dia.
Sementara, Camat Tanjung Raja, Martutiyana, mengatakan rembuk stunting merupakan kegiatan untuk memantau tumbuh kembang balita, khususnya, mereka yang mengalami kurang gizi.
"Program penanganan stunting harus lebih fokus. Sebab, selain menyangkut masa depan generasi penerus. Program tersebut
merupakan Program Pemerintah Pusat melalui Kementrian Kesehatan," kata dia.
Sementara, Kades Terpilih, Sulki, menuturkan tahap awal penanganan stunting di Desa Sinar Mulya, dengan melakukan pendataan jumlah balita di desa setempat. Selain itu, warga dihimbau untuk lebih memperhatikan sanitasi lingkungan yang ada di lokasi kediaman masing-masing.
"Sanitasi lingkungan mesti memenuhi standar kesehatan dan untuk pendataan balita, di mulai dari kader Posyandu di bantu tim PKK yang ada di desa," tuturnya kembali.
Petugas Puskesmas Tanjung Raja, Dila, mengatakan dalam upaya pencegahan stunting, setiap kader posyandu harus memperhatikan asuhan gizi bagi balita. Selain itu, Imunisasi dilakukan tepat waktu.
"Setiap kader Posyandu juga mesti memperhatikan kelengkapan alat yang ada. Seperti timbangan bayi, alat ukur suhu badan dan sarana lainnya," kata dia.
Untuk Pendamping desa, lebih menekankan pada penggunaan Dana ADD, yang diperuntukkan untuk penanganan stunting.

Berita Lainnya
16 Kades dan BPD se-kecamatan Mandah Ikut Sosialisasi PTOPKD Permendagri No 20 Tahun 2018 dari DPMD Inhil
Perkembangan Unit Usaha Desa Teluk Pantaian Kecamatan Gas Inhil
Sebanyak 28 KK di Desa Kelumpang Terima BLT DD Tahap I Bulan Ketiga
Rakor Tahun 2020, Bupati HM Wardan : Kades Wajib Sukseskan Program DMIJ Plus Terintegrasi
Kades Binamang & Ganting Damai Di Somasi Lembaga Bantuan Hukum
Sebanyak 14 Pemdesa dan BPD se-kecamatan Pulau Burung Terima PTOPKD dari DPMD Inhil, DMIJ Plus Terintegrasi: Ini Bagian Pembinaan dan Pengawasan Pengelolan Keuangan Desa
Desa Sumber Agung Diskusikan Pemekaran Dusun kepada Sekdakab Pesisir Barat
Sukses Gelar MDPT Tahun 2020, BUMDes Gemilang Makmur Sumbang Sebesar PAD Rp3.799.350
Ketua APDESI Said Khairul Hanafiah Jelaskan Tujuan Pemdes se-Inhil Studi Banding ke Wilayah Indonesia Timur
Jaga Ketahanan Pangan, Ini yang Dilakukan Desa Kelumpang
Diikuti Fasilitator DMIJ Plus Terintegrasi Bupati HM Wardan Tutup Secara Resmi Pelatihan Penguatan Ekonomi Memutus Mata Rantai Stunting
DMIJ Plus Terintegrasi dan DPMD Inhil Mengelar Sosialisasi Petunjuk Teknis Operasional Desa di Kecamatan Teluk Belengkong