Menindaklanjuti Dugaan Kecurangan Pilkades, BPD Gunung Maknibai Serahkan Surat ke Bupati
BUALBUAL.com - Ketua berserta anggota Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Gunung Maknibai kecamatan Sungkai Barat sambangi gedung pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Lampung Utara (Lampura), Senin (24/07/2023).
"Kunjungan wakil masyarakat itu, guna menyerahkan surat pada Bupati Lampung Utara, agar dapat menindaklanjuti dugaan kecurangan serta tidak diundangnya Ketua BPD Gunung Maknibai, pada rapat pleno yang terkesan dadakan (Jum'at 14/07)," kata Ketua BPD Gunung Maknibai, Mustoni saat ditemui usai menemui Asisten I, Senin (24/07/2023).
Yang dalam hal ini Ketua pelaksana pemilihan kepala desa (Pilkades) tingkat Kabupaten Lampung Utara.
Dirinya merasa tidak ada undangan tertulis maupun lisan yang disampaikan panitia pilkades tingkat Desa maupun Kecamatan, padanya selaku Ketua BPD.
Masih kata Mustoni yang diamini anggotanya dihadapan awak media, sampai saat ini juga panitia Pilkades tingkat Desa dan Kecamatan tidak mengatakan siapa kandidat yang telah ditetapkan sebagai pemenang. Jika melihat dari penghitungan surat suara, tentunya calon nomor urut 2 yang lebih unggul dari nomor urut 1.
"Oleh karena tidak ada undangan rapat pleno dari panitia itu juga, saya sebagai ketua BPD tidak merasa menandatangani berita acara atau dokumen pilkades tersebut," jelasnya.
"Karena adanya dugaan kecurangan pada pelaksanaan Pilkades itu dan terjadinya sengketa, yang saya pandang belum ada kepastian. Mengapa sudah ada undangan untuk pelantikan. Seharusnya kami BPD serta para calon Kades diundang dalam rapat pleno mendadak itu," tukasnya.
Diketahui dari beberapa isi surat yang disampaikan oleh BPD Gunung Maknibai, sebagai berikut :
1. Kotak suara yang dibawa dari Kecamatan Sungkai Barat, tidak ditaruh di Balai Desa maupun tempat pemungutan suara, melainkan di rumah Ketua panitia Pilkades.
2. Saat pelaksanaan pilkades dimulai, kotak suara tidak dibuka dan ditunjukkan pada masyarakat terlebih dahulu, guna memastikan kotak tersebut, dalam keadaan kosong.
3. Sebelum dimulainya penghitungan kertas suara, ketua panitia Pilkades, mengatakan pada kedua belah pihak saksi masing - masing calon bahwa adanya surat suara batal sebanyak 7 (Tujuh).
4. Setelah akan dimulai penghitungan surat suara, kotak suara tidak dicurahkan terlebih dahulu, melainkan dibuka lalu diambil satu persatu.
Beberapa item laporan BPD itu, disampaikan pada Bupati Lampung Utara, agar dapat menindaklanjuti sesuai Undang - Undang dan Peraturan yang berlaku di Negara Republik Indonesia ini.
Surat tersebut diterima oleh bagian umum dan ditindaklanjuti oleh bagian protokoler.

Berita Lainnya
Bupati Inhil HM Wardan Membuka Pelatihan Sipades Versi 2.0 Berbasis Online
Babinsa Tanjung Raja Hadiri Musyawarah Rembuk Stunding Desa Sinar Mulya
Perkembangan Usaha Pemdes Simpang Tiga, Unit Usaha Lidi Pucuk Nipah dan Agen BRILink
BPD Musrenbang pada 2023, Pemdes Kemuning Tua Tinjau Langsung Kondisi Jembatan Penghubung Antar Desa
Catur Sugeng memberikan secara simbolis kunci AMBULANCE Dalam HUT Ke - 46 Desa tanjung Belit
Pemkab Rohul Apresiasi Inovasi SISPEDAL Untuk Permudah Pelayanan Masyarakat
Rakor Tahun 2020, Bupati HM Wardan : Kades Wajib Sukseskan Program DMIJ Plus Terintegrasi
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Manajemen BUMDesa Program DMIJ Plus Terintegrasi Kecamatan Kateman dan Batang Tuaka Resmi di Tutup
Proyek Desa Koto Mesjid Senilai Rp192.000.000 Tidak Terealisasi, Warga: Kemana Duitnya
Sebanyak 28 KK Warga Desa Kelumpang Terima BLT DD Tahap II Tahun 2021
214 Orang Masyarakat Desa Sumbersari Jaya Inhil Ikuti Vaksinasi Covid-19
Ada Apa Kades DKM, Lebih Percaya dengan Aparatur Desa untuk Mengurus Pamsimas