Puskesmas Sungai Raya Edukasi Keluarga Resiko Stunting Tentang Makan Dengan Gizi Seimbang Sesuai Siklus Kehidupan
BUALBUAL.com - Puskesmas Sungai Raya Edukasi Keluarga Resiko Stunting Tentang Makan Dengan Gizi Seimbang Sesuai Siklus Kehidupane, kgiatan tersebut dilaksanakan di beberapa tempat berbeda, diantaranya Sekolah MI Nurul Iman dan SDIT, Kantor Desa Pasir Emas.
Peserta yang mengikuti Ibu Balita, Ibu Hamil KEK, Ibu Menyusui, dan Anak SD serta keluarga beresiko Stunting lainnya.
Mintauli Trioctavia mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi Keluarga Resiko Stunting, tentang Makanan dengan gizi seimbang yang sesuai dengan siklus kehidupan.
“Serta juga meningkatkan keterampilan masyarakat terutama ibu-ibu dalam pengolahan bahan pangan lokal yang kaya kandungan gizi,” ungkapnya.
Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta di harapkan memahami makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi masing-masing usia, dan bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sehingga masyarakat di wilayah Desa Pasir Emas mengerti menjaga pola makan yang bergizi,” jelas Nofila Putri Lestari, SKM.
Disisi lain menurut Hanipah AMK, Intensifikasi penyakit Kusta Frambusia ini dilakukan untuk survey dan mencegah terjadinya penyakit tersebut dan menganjurkan anak-anak sekolah untuk melakukan perilaku hidup bersih dan sehat.
Selanjutnya Arneta Harahap menambahkan penyehatan lingkungan dan perorangan mengenai hygiene Sanitasi sekolah diantaranya penggunaan air bersih, pemanfaatan tempat sampah, penggunaan jamban sehat dan cuci tangan pake sabun dengan air mengalir.
“Semoga sosialisasi ini bermanfaat bagi anak-anak di lingkungan sekolah agar terus menjaga pola hidup sehat dan bisa terhindar dari penyakit menular,” pungkasnya.
Untuk diketahui bersama, kegiatan terkoordinasi dengan baik, dimulai dengan sosialisasi yang dilakukan Puskesmas Sungai Raya disekolah MI Nurul Iman dan SDIT serta dilanjutkan demo masak berbahan basis pangan lokal oleh Kader Posyandu di kantor Desa.
Turut hadir Pemerintah Desa Pasir Emas, Kader Posyandu, Mahasiswa KKN STAI Auliaurasyidin dan Mahasiswa KKN Universitas Riau.

Berita Lainnya
Kontak dengan Pasien Positif Klaster BRI, Seorang Warga Meranti Diisolasi
Dari Penolakan hingga Pengakuan, Inilah Perjalanan Penemuan Cuci Tangan oleh Ignaz Semmelweis
Dinkes Inhil Paparkan Cara Cegah Anemia
Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Inhil Ajak Masyarakat Melakukan Pengecekan Rutin Mendengar Stunting dan Gizi Buruk
Resmikan Gedung Baru Puskesmas Kec. Mandah, Bupati Inhil Berharap Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dapat Maksimal
Jasa Raharja Serahkan Bantuan Tahap Pertama 150 Masker ke Dishub Kabupaten Bengkalis
Bulan Kesadaran Hernia, Dinkes Inhil Minta Jika Ada Keluhan Hernia Segera Lakukan Pemeriksaan
Berkolaborasi Dengan Kemenag dan PBNU, Polres Bintan Laksanakan 1 Juta Vaksinasi Booster
Dalam Rangka Rangkaian HPN Riau, Puluhan Anak Ikuti Sunal Massal Gratis yang Ditahan Dinskes Inhil
Jubir Covid-19 Riau: Jangan Takut dan Jauhi Pasien Positif yang Sembuh
Prof Zhong Nan Shan: Jangan Coba-Coba Tantang Covid-19, Anda Akan Menyesal Seumur Hidup
Komunitas CFD Tembilahan Gelar Bagi-bagi Masker Kepada Ke Palaku UMKM