Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Usai jadi Khatib Jumat di Masjid Baitul Arasy, Balon Walikota Edy Nasution Diundang FKUB Pekanbaru
BUALBUAL.com - Kegiatan pasangan Balon (bakal calon) Walikota Pekanbaru Brigjend TNI (Pur) Edy Nasution-Dastryani Bibra semakin padat. Hari ini Jumat (13/9), setelah menjadi khatib Jumat di Masjid Baitul Arasy Jalan Delima Pekanbaru, pasangan dengan tagline PATEN untuk Pekanbaru langsung diundang dan melakukan pertemuan dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) di Jalan Rambutan.
Dalam khutbah Jumat tersebut, mantan Dandrem 031 Wirabima menyampaikan tentang menangkap peluang dalam berniaga.
"Ada sebuah kisah di Arab Saudi, suatu ketika disebuah tokoh karpet, datang seorang orang tua miskin ingin membeli karpet dengan uang yang dimilikinya 100 rial yang jauh dari harga karpet tersebut,'' kata Edy Nasution.
"Wahai anak ku, aku memerlukan tiga selimut untuk menghadapi musim dingin, tetapi uang ku hanya 100 rial," ujar Edy Nasution menirukan perkataan orang tua tersebut.
Lalu lanjut Edy Nasution, penjaga toko tersebut terdiam. Namun sang pemilik tokoh yang mendengar perkataan orang tua tersebut langsung menjawab ada.
"Lalu penjaga toko bertanya kepada pemilik toko, kemarin kita jual satu selimut 350 rial, kenapa hari ini tiga selimut dijual 100 rial," tanya penjaga toko sebagai mana ditirukan oleh Edy Nasution. Kemudian Edy Nasution mengatakan apa yang dikatakan pemilik toko tersebut.
"Kalau kemarin saya berniaga dengan manusia, hari ini saya berniaga karena Allah, orang tua tersebut memerlukan selimut menghadapi musim dingin nanti,'' tegas pemilik toko sebagaimana disampaikan Edy Nasution.
Usai sholat Jumat, Andi (50) warga Jalan Delima mengakui, warga yang berada di sekitar masjid dan Jalan Delima sebahagian besar dari dulu mendukung dan mimilih Edy Nasution.
"Sudah pas beliau jadi Walikota, selain alim, bisa jadi imam jadi khotif, beliau termasuk orang yang lurus dan bersih dari jerat hukum terutama korupsi. Masaka kota Bertuah nanti dipimpin mantan anggota geng motor," ujar Andi tampa menyebut diapa yang dimaksud.
Usai jadi Khatib, Edy Nasution didampingi Dastrayani Bibra melakukan silahturahmi dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan kemudian dilanjutkan audiensi dengan FKPPI serta LMB Nusantara.

Berita Lainnya
Membaca Duet Syam-Edy di Pilgubri 'Hanya Bisa Dibedakan tapi Sama Sekali tak Bisa Dipisahkan'
Pakai Baju Putih yang Disiapkan Tahun 2019, Mahfud MD: Ada Pesan Tuhan
Bertemu dengan ANIS, Balon Walikota Edy Nasution: Pemimpin yang Baik Dimulai Dari Proses yang Baik
Partai Nasdem Usung Kasmarni - Bagus, Dalam Pilkada Bengkalis 2020
Polda Dituding Terlibat Pengrusakan Baliho Partai Demokrat, Ini BUAL Bantahan Kapolda Riau
Calon Bupati Kasmarni minta : Tim Pemenangan Solid dan Kompak Jangan Saling Menonjolkan Diri
Sah! Muscab Ke-V, Iwan Taruna Dikukuhkan Sebagai Ketua DPC PKB Inhil Periode 2021-2026
Relawan Solid Mandau dan Tameng Adat Batin Solapan Siap Menangka Bermarwah Jadi Gubernur
Bergemuruh, Teriakan Masyarakat Sialang Panjang: Fermadani Menang
SF Hariyanto: Jalan untuk Rakyat, Sampai Mau Dipansuskan
Harus Lebih Awal, Terkait Persiapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024
Partai Gerindra, Pilih Usung Kasmarni - Bagus Pilkada Bengkalis Desember 2020