Dituding Membuat Bazar Ilegal, Ayu Sitorus Angkat Bicara
Prioritaskan Jalan, Musrenbang Selayar 2027 Digelar Efisien
Bang Ferry Paparkan Program Tiga Desa Satu Ekskavator di Simpang Jaya
BUALBUAL.com - Paslon Bupati nomor urut 2, H Ferryandi kembali dibanjiri dukungan, seperti yang terjadi saat dirinya berkunjung di Desa Simpang Jaya Kecamatan Batang Tuaka, Jumat (11/10/2024).
Hadir dengan mengendarai sepeda motor, H Ferryandi disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Tampak dalam kegiatan tersebut tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta para kader partai pendukung, simpatisan dan relawan pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2.
Bang Ferry sapaan akrab H Ferryandi, yang juga dikenal dengan tagline visi misinya Inhil Cemerlang, memaparkan dihadapan masyarakat pentingnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Inhil.
“Fermadani berkomitmen untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Inhil, khususnya di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perkebunan, nelayan, desa dan budaya serta UMKM,” katanya.
Ferryandi kembali mensosialisasikan program-program unggulannya diantaranya berupa tiga desa satu ekskavator yang merupakan program prioritas visi misi pertanian dan perkebunan Cemerlang.
"Dengan adanya program bantuan tiga desa satu ekskavator ini, saya berharap pertanian dan perkebunan semakin maju," ujarnya.
Lanjutnya, program ini sengaja dibuat untuk mendukung pembangunan infrastruktur di pedesaan dan memajukan sektor pertanian serta perkebunan di wilayah desa.
"Ekskavator ini nantinya tidak hanya akan digunakan membantu warga Desa Simpang Jaya dalam pembuatan tanggul saat membuka lahan baru atau perbaikan kebun namun juga dapat dipakai untuk hal lainnya," lanjutnya.
Salah seorang masyarakat Desa Simpang Jaya, pak Udin menyampaikan bahwa program ini menjadi suatu solusi yang ditunggu kalangan petani ditengah sulitnya membuka lahan tanpa membakar yang bertentangan dengan aturan Karhutla.
"Program tiga desa satu ekskavator ini merupakan solusi brilian dimana petani dibantu untuk membuka lahan pertanian, untuk membuat tanggul dan lain sebagainya," sebut Udin.
Lebih lanjut, menurutnya jika petani dibiarkan mengurus sendiri masalah kebunnya tanpa ada intervensi dari pemerintah maka sangat mungkin terjadi pada 10 atau 20 tahun lagi masyarakat akan menjual semua lahannya kepada perusahaan karena tidak mampu untuk mengelola lahannya.
"Mau jadi apa masyarakat petani kita nantinya. Jadi saya berharap program ini bisa direalisasikan karena memang sangat dibutuhkan petani,” pungkasnya.

Berita Lainnya
Puan Harap Pemilu 14 Februari 2024 Buat Hak Konstitusional Warga Semakin Terjamin
7 Alasan Kuat Mengapa Masyarakat Batang Tumu Kec Mandah Mendukung dan Siap Menangkan Fermadani!
Satu Suara! Ahmad Fuad Dipilih Aklamasi Pimpin PPP Inhil Periode Baru
Pengamat: Caption Ketua Tim Gubernur Nomor 03 Soal PSN Jembatan Bukit Batu-Bengkalis Bisa Memicu Kemarahan Warga Bengkalis
Pemenang Pileg 2024, Kesempatan Emas PKB Inhil Mengajukan Kader Terbaik di Pilkada 2024
Lantikan Pengawas Kelurahan dan Desa di Mandah, Panwascam Ini Persiapan untuk Pilkada 2024
Partai Besutan Mantan Presiden RI SBY bersama Gerindra Bersatu, Siap Menangkan MANTAP
Diberi Waktu 3 Hari, Ada 7 Balon DPD RI Tidak Memenuhi Syarat Dukungan
Resmikan Posko Perjuangan, Iyeth Bustami Diserbu Emak-Emak
Cagubri Abdul Wahid Gunakan Hak Suaranya di TPS 15 Kel. Tangkerang Labuay
Warga Bantan Tunggu Iyeth Bustami Datang, Emak - emak Siapkan Kue untuk Acara
Jadi Khatib Jumat di Masjid Al Mukarramah, Balon Walikota Edy Nasution: Kita Permu Mempersiapkan Diri Menghadapi Pengadilan Allah