Bupati Inhu Sampaikan Keluh Kesah Daerah, Begini Respons Gubri Abdul Wahid
BUALBUAL.com - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid menerima kunjungan audiensi Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ade Agus Hartanto bersama Bapenda, BPKAD dan Dinas Kesehatan. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Gubernur Riau, Jalan Jendral Sudirman, Kota Pekanbaru, Selasa (3/6/2025).
Mengawali pembahasan, Bupati Inhu Ade menyampaikan sejumlah persoalan tata kelola yang sedang dihadapi pemerintah kabupaten. Mulai dari tunda salur anggaran hingga tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan.
Dikatakan, seperti persoalan utama yang dibahas adalah tunda salur atau tunda bayar anggaran dari tahun 2023 hingga 2025. Ketidakpastian angka tersebut, menurutnya, menyulitkan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang telah masuk dalam APBD tahun 2025.
“Kami butuh kepastian angka dari Pak Gubernur guna pelaksanaan kegiatan tahun 2025. Karena semuanya sudah kita tuangkan dalam APBD. Kalau ada kepastian, kami bisa menghindari tunda bayar kembali. Kalau pun harus ditunda, bisa kami sesuaikan dengan skema kontrak pembayaran pada 2026,” katanya.
Tak hanya itu, Bupati Ade Agus juga menjelaskan terkait persoalan tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang hingga kini belum terbayar. Total tunggakan bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten mencapai Rp74 miliar.
"Kemudian, masalah BPJS Kesehatan bahwa kita sama provinsi dan kabupaten sama-sama belum bayar tunggakan kita tahun 2025 sebesar Rp74 miliar. Di mana, itu ada sharing budget 55 persen provinsi dan 45 persen kabupaten. Saya sendiri sudah mendapat peringatan dari BPJS. Tapi memang kami juga belum bayar,” jelasnya.
Dengan adanya permasalahan dengan BPJS Kesehatan tersebut, ia mengusulkan agar Pemprov Riau memfasilitasi forum diskusi bersama BPJS Kesehatan. Hal ini dilakukan agar ada kejelasan terkait mekanisme pembayaran dan pelayanan kesehatan di daerah.
"Saya rasa perlu adanya FGD dengan BPJS Kesehatan, karena soal menanggih agak cepat, soal mengurusi pasien agak lambat, ini masalahnya. Saya minta melakukan konsultasi terkait ini, sehingga kita juga punya kepastian tentang penggunaan BPJS Kesehatan ini," tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubri Abdul Wahid menyambut baik kunjungan sekaligus masukan dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu. Ia menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi menyelesaikan berbagai persoalan daerah.
“Terima kasih Pak Bupati Inhu beserta jajaran atas kunjungannya. Semoga ini menjadi jalan untuk menjawab keluh kesah yang terjadi di Inhu sekaligus memperbaiki tata kelola pemerintahan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten,” ujar Gubri.
Abdul Wahid menambahkan bahwa Pemprov Riau terus berupaya menggenjot pendapatan daerah melalui optimalisasi pemungutan pajak yang digerakkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Dengan begitu, pemerintah kabupaten Inhu, harusnya dapat meniru langkah Pemprov Riau ini agar permasalahan bisa terkendalikan bersama.
"Yang terpenting adalah bagaimana kita mencari pendapatan untuk membelanjakannya dalam rangka menuju kesejahteraan masyarakat." pungkasnya.

Berita Lainnya
Tak Bisa Sembarangan Lagi! Pemkab Siak Resmi Batasi Penggunaan HP di Sekolah
Terungkap! Inilah Alasan 'Adamas Delvara' Mundur Dari Jabatan Stafsus Presiden Jokowi
Wabup Inhil Tetapkan di Kecamatan Mandah Akan Dibangun SPBU BBM 1 Harga
PWI Kuansing: Bukan Sekadar Arsip Kantor, Standar Pelayanan BPKAD Harus Bisa Dipahami Masyarakat
Pemprov dan Pemerintah Kab/Kota Bahas Alih Status Jalan, Hardianto Sayangkan Ada Bahasa Rugi dan Dirugikan
Gubernur Berharap INAMPA Bisa Membantu Promosikan Kepri kepada Dunia
Besok, Kajati Riau Dianugerahi Gelar Adat Datuk Seri Lela Setia Junjungan Negeri
Tanpa Gejala, Satu Balita di Dumai Positif Covid-19
Gugus Tugas Covid-19 Inhil Buka Hotline Pengaduan Terkait Distribusi Bansos
Polsek Kuindra Berikan Pengamanan Kampanye di Kelurahan Sapat
Bupati dan Wabup Bersama Dandim/0315 Bintan Tinjau Lokasi Posko PPKM di Kelurahan Kawal
Bupati HM Wardan Terima Penghargaan IGA 2020