PWI Kuansing: Bukan Sekadar Arsip Kantor, Standar Pelayanan BPKAD Harus Bisa Dipahami Masyarakat
BUALBUAL.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kuantan Singingi mendorong agar standar pelayanan yang disusun Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) benar-benar dipublikasikan secara terbuka dan mudah dipahami masyarakat.
Dorongan tersebut disampaikan Sekretaris PWI Kuansing, Jon Hendri, saat menghadiri Forum Konsultasi Publik bertema Standar Pelayanan Publik yang digelar BPKAD Kuantan Singingi, Kamis (07/05/2026), di Ruang Rapat BPKAD Kuansing.
Jon Hendri hadir mewakili Ketua PWI Kuansing, Desriandi Candra, yang pada waktu bersamaan mengikuti rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional tingkat Provinsi Riau di PWI Riau, Pekanbaru.
Dalam forum tersebut, Jon Hendri menegaskan bahwa pembahasan standar pelayanan sangat penting karena layanan BPKAD bersentuhan langsung dengan banyak pihak, mulai dari OPD, pemerintah desa, hingga masyarakat.
“Yang paling dibutuhkan masyarakat adalah kejelasan prosedur, kepastian waktu layanan, serta kemudahan mendapatkan informasi,” ujarnya di hadapan peserta forum.
PWI Kuansing menilai standar pelayanan tidak boleh hanya menjadi dokumen internal, melainkan harus dipublikasikan secara luas melalui berbagai media informasi seperti papan pengumuman, media sosial, hingga situs resmi pemerintah dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat.
Selain itu, PWI juga menyoroti pentingnya kehadiran kanal informasi maupun petugas yang responsif ketika masyarakat atau media membutuhkan penjelasan terkait prosedur layanan.
“Sering kali kendala di lapangan bukan pada aturan, tetapi kurangnya informasi yang dipahami pengguna layanan,” tambahnya.
Sebagai organisasi pers, PWI Kuansing menyatakan siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyebarluaskan informasi pelayanan publik, sekaligus menjalankan fungsi pers sebagai sarana edukasi dan kontrol sosial.
Melalui forum konsultasi publik tersebut, PWI berharap standar pelayanan yang dirumuskan benar-benar berorientasi pada kemudahan masyarakat, bukan sekadar memenuhi aspek administratif semata.
Forum itu turut dihadiri unsur BPKAD, Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal), Bagian Kesra, perwakilan OPD, akademisi dari Universitas Islam Kuantan Singingi, serta insan pers.

Berita Lainnya
Data Rapid Test Riau: Sebanyak 20.877 Pemeriksaan, 284 Reaktif dan Sudah di Swab
dr. Indra Yopi: Kabupaten Bengkalis Sudah terjadi Trasmisi Lokal Covid 19
Pemprov Riau Buka Keran Investor untuk Garap Batubara Kalori Rendah
Gubernur Ansar Yakin Kepri dan Riau Bisa Tingkatkan Kedaulatan Maritim
Milad ke-61 Inhil Bersejarah, Tarian Massal 6.100 Orang Pecahkan Rekor MURI
Bupati Inhil Buka Konfrensi Cabang Muslimat NU
Bersembang Dengan Media, Ansar Paparkan Berbagai Program Strategis Pemprov Kepri
Halal Bihalal DPD Permak Kepri
Dua Pemimpin di Kepri dan Tanjungpinang Berikan Bantuan kepada Penderita Stroke
Pemprov Beri Keringanan Pajak untuk Perusahaan Peduli Covid-19
Komisi IV DPR RI Tinjau Lahan Ex Tambang di Kampung Gisi Kabupaten Bintan
Menag Motivasi Bupati Kuansing, MTQ Jadi Momentum Syiar Islam