Polsek Tembilahan Hulu Berhasil Ungkap Kasus Pengeroyokan Anak, Dua Pelaku Ditangkap
BUALBUAL.com - Polsek Tembilahan Hulu jajaran Polres Indragiri Hilir berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengeroyokan terhadap seorang anak yang terjadi di wilayah Kelurahan Tembilahan Hulu. Dua orang pelaku masing-masing berinisial (R alias B) (42) dan (D A alias D) (32) berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Tembilahan Hulu pada Jumat (10/10/2025) malam.
Kapolsek Tembilahan Hulu IPTU Anra Nosa, S.H., M.H. menjelaskan bahwa kejadian pengeroyokan tersebut terjadi pada Selasa (07/10/2025) sekira pukul 01.30 WIB di Jalan Pelita Jaya, tepatnya di depan Masjid Darussalam, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir. Korban dalam peristiwa ini adalah seorang pelajar berusia 16 tahun bernama Muhammad Junaidi alias Juned.
Menurut keterangan korban dan saksi, saat itu korban bersama empat orang temannya—Riko, Habib, Aldi, dan Danu—melintas di kawasan Jalan Ahmad Yani. Saat melewati sekelompok orang, dua pelaku yakni (D dan B) merasa tersinggung dan kemudian mengejar korban menggunakan sepeda motor. Setibanya di depan Masjid Darussalam, kedua pelaku menuduh korban sedang mengintai mereka. Setelah sempat terjadi adu mulut, pelaku (B)langsung menampar korban, disusul pemukulan oleh kedua pelaku secara bersama-sama hingga korban mengalami luka dan trauma.
Selain korban Juned, salah satu temannya bernama Riko juga sempat menjadi sasaran pemukulan dan tendangan dari pelaku ketika mencoba melerai,” jelas Kapolsek.
Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, petugas mendapatkan informasi keberadaan para pelaku. Pada Jumat malam (10/10/2025) sekitar pukul 19.30 WIB, pelaku (D) berhasil ditangkap di Jalan Batang Tuaka, Tembilahan Kota, saat mengendarai sepeda motor NMAX warna merah. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 23.30 WIB, petugas kembali berhasil mengamankan pelaku (B) di Jalan Tengku Sari, Kelurahan Sungai Beringin, Tembilahan.
Keduanya telah kami amankan di Polsek Tembilahan Hulu untuk proses hukum lebih lanjut. Barang bukti berupa satu helai baju kaos lengan panjang warna putih bertuliskan ‘HEMDEV’ juga telah diamankan,” tambah IPTU Anra Nosa.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 170 Ayat (1) KUHP jo Pasal 80 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K, Melalui Kapolsek Tembilahan Hulu menegaskan bahwa Polsek Tembilahan Hulu berkomitmen menindak tegas setiap bentuk kekerasan, terutama terhadap anak di bawah umur. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan di wilayah hukum kami, apalagi yang menyasar anak-anak. Ini menjadi perhatian serius Polri dalam melindungi generasi muda,” tutup Kapolsek.

Berita Lainnya
Kapolres Inhil Beri Motivasi dan Tali Asih Korban Pemerkosaan
Dandim 0314 Inhil Pimpin Korps Raport Pindah Satuan Bintara
Jelang Pelepasan Personel PAM TPS, Polres Inhu Doa Bersama dan Istighosah
Apel Farewell Parade Iringi Pisah Sambut Kapolres Inhil dengan Terapkan Protokol Kesehatan
Sulap Sabut Kelapa Jadi Bernilai! Mahasiswa KKN UNRI Ajak Warga Tembilahan Hulu Kuasai Teknologi Ramah Lingkungan
Personel Polres Inhil Semprot Disinfektan di Kantor PN Tembilahan dan Kampung Jawa
Sinergitas Tiga Pilar, Insya Allah Target Vaksinasi di Lampung Tercapai 100 Persen
Launching Ketahanan Pangan, Kodim 0314 Inhil Siap 31 Hektar Lahan
TMMD 129 Resmi Dimulai! Desa Kesongo Jadi Pusat Kolaborasi Besar TNI, Pemda, dan Masyarakat
Satgas TMMD Ajak Warga Pasang Bendera Merah Putih
Polres Inhil Siap Layani Vaksinasi di Tempat dan Antar Jemput Warga
Dansatgas TMMD Tapin Cek Perkembangan Pembuatan Badan Jalan