Aryadi Garsidi Ditemukan Meninggal Usai Terseret Arus Deras di Marpoyan
BUALBUAL.com - Seorang pria bernama Aryadi Garsidi (35) dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus deras parit yang meluap di kawasan Perumahan Sidomulyo, Kecamatan Marpoyan, Kota Pekanbaru, Sabtu (11/4/2026). Di mana, korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi tidak bernyawa setelah dilakukan pencarian intensif selama beberapa jam sejak dilaporkan hilang pada tengah malam sebelumnya.
Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, Peristiwa ini bermula pada Jumat (10/4) malam sekitar pukul 23.53 WIB. Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor nekat melintasi jalan di dekat parit yang airnya meluap hingga menutupi badan jalan.
Naas, derasnya debit air justru menyeret korban beserta kendaraannya ke dalam parit.
“Masyarakat di sekitar lokasi kejadian sempat berupaya memberikan pertolongan sesaat setelah melihat korban terjatuh,” ujarnya.
Namun, upaya evakuasi mandiri tersebut gagal lantaran kuatnya tekanan arus air yang meluap pada titik koordinat 0°26'5"N 101°25'46"E tersebut. Kantor SAR Pekanbaru baru menerima laporan resmi dari pihak BPBD Kota Pekanbaru pada Sabtu (11/4) dini hari pukul 03.49 WIB.
“Merespons laporan tersebut, tujuh personel rescuer langsung diterjunkan menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP) dengan jarak tempuh sekitar 5 kilometer dari kantor SAR,” ujarnya.
Setibanya di lokasi pada pukul 04.29 WIB, Tim SAR langsung melakukan koordinasi dengan unsur gabungan lainnya. Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir area darat di sisi kiri dan kanan parit sejauh 1 kilometer dari titik awal hilangnya korban. Setelah penyisiran selama kurang lebih tujuh jam, kerja keras tim gabungan akhirnya membuahkan hasil.
"Pada pukul 11.39 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Jarak penemuan sekitar 1,38 kilometer dari LKP awal, tepatnya di titik koordinat 0°25'24.00"N 101°25'54.00"E," ungkapnya.
Jasad warga Jalan Sungai Hitam No. 64 Pekanbaru tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak SAR juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa waspada dan tidak memaksakan diri melintasi area drainase atau jalanan yang tergenang luapan air cukup deras, guna menghindari terulangnya tragedi serupa.

Berita Lainnya
Cooling System, Polsek Kuindra Ajak Masyarakat Ciptakan Stabilitas Keamanan
BPKAD Lampura Terkesan Buang Badan Terkait Usulan Penghapusan Randis Milik PUPR
Warga Pelalawan Temukan Mayat Membusuk di Kebun Kelapa
Demo Belum Dimulai, Aktivis Diserang! Hima Persis Riau: Demokrasi Sedang Dibungkam
8 Kejanggalan Insiden Penembakan Saudagar Bugis Makassar H Permata oleh Bea Cukai
Terekam CCTV, Seekor Beruang Madu Mangsa Ternak Milik Warga di Rohil
Konsultan Proyek Sebut Pekerjaan Gedung LPKA Klas II Batam Sudah Sesuai Kontrak
Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru Berduka, Korban Tabrak Lari Pajero Maut Dikenal Baik
Warga Panca Jaya Mesuji Keluhkan Akses Jalan yang Berlubang
Sampan Dihantam Ombak, Satu Warga Pelangiran Inhil Tenggelam
Relawan Pro JARWO Polisikan Penyidik KPK, Apakah Terkait Kasus E-KTP?
Inilah Kisah Perjalanan Pengusaha Impor Ballpress 'Haji Permata' Semasa Hidupnya