PILIHAN
Setelah Terima Uang Ganti Rugi Setengah Miliar Warga Pekanbaru, Efa Tewas Bersimbah Darah
Bualbual.com - Pekanbaru, Zh alias Efa (54) dengan suaminya, Us warga jalan kuansing kelurahan maharatu kecamatan marpoyan Pekanbaru tewas karna akibat kekerasan rumah tangga.
Menurut keterangan dari sejumlah warga sekitar, Zh alis Efa Mendapakan uang ganti rugi perluasan landasan pacu bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru diterima korban senilai hampir Rp500 juta diduga jadi penyebab cekcok dan berujung pada tewasnya Efa, Sabtu (15/10/2016) siang
Ucapan yang hampir sama dari Ketua Rukun Tetangga (RT) 004, Pirngadi (57) di lokasi kejadian . "dari nilai angka 100% yang di terima korban atas Ganti Rugi lahan baru 85% di terima korban. Karena dari pihak bandara, uang ganti rugi tersebut dibayarkan secara bertahap," kata Pirngadi.
"almarhum Efa lebih kurang waktu enam bulan yang lalu die menumui saya dan menceritakan tentang sikap sang suami yang sring bertengkar. ungkapnya.
Dengan adanya di temukannya korban Efa yang bersimbah darah di dalam kamar rumahnya membuat geger warga jalan Kuansing, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru
Meskipon ada beberapa keterangan dari Rt dan warga tentang maslah kehidupan almarhum eva sampai saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki peyebab pasti atas tewasnya Zh alias Efa sebagai korban
BBC/Ucl

Berita Lainnya
Sah di Penjara Suparman dan Johar Firdaus Satu Tahanan Sukamiskin Bangdung
KPU RI: Surat Suara Baru Dicetak Awal Januari Tahun Depan
Ketua MPR Ajak Akademisi Sumbang Ide GBHN
Rudiyanto Pj Bupati dan DPRD Inhil Netralitas Yang Diutamakan Bagi ASN
Masa Tahanan Tinggal 5 Hari Lagi Mau Bebas, Seorang Tahanan di Lapas Tembilahan Malah Kabur
Bantah Adanya Kubu Yang Besebrangan, Hidayat Nur Wahid: Alhamdulillah PKS Masih Solid
Nekat! Pengedar Ini Ketahuan Kubur Narkoba Senilai Miliaran Rupiah di Belakang Rumahnya
Kepa Arrizabalaga Akan Jadi Kiper Termahal Dunia
Ketua KPK Dorong Bawaslu Lebih Giat 'Berkaca Kasus Bowo'
Pelaku Tewas Ditembak, Kanit Reskrim Polsek Keritang Inhil Ditikam